oleh

2 Pegawai Satpol PP Terjaring OTT Tim Unit Tipikor Polres Asahan

Asahan, Akuratnews.com – Tim Unit Tipikor Satreskrim Polres Asahan – Polda Sumut berhasil mengamankan satu orang oknum PNS Plt Kasi Pencegahan Satuan di Dinas Catatan Sipil Asahan berinisial LS (39) dan satu orang tenaga kontrak berinisial BU (26) di Dinas Sat Pol PP Asahan berinisial LB dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait masalah pengutipan uang sebanyak Rp. 3 juta untuk pemakaian mobil pemadam kebakaran.

Menurut informasi yang dihimpun, satu oknum PNS dan 1 tenaga kontrak tersebut ditangkap di kantor Satuan Pamong Praja Kabupaten Asahan yang berada di Jalan Topan Kelurahan Sei Renggas Kec. Kisaran Barat Kab.Asahan, Sumut.

“Keduanya diamankan karena diduga menerima uang terkait pemakaian mobil pemadam kebakaran sebesar Rp 3 juta” ungkap Kasat Reskrim Polres Asahan,AKP Ricky Pripurna Atmaja SIK kepada awak media, Selasa (4/12/2018).

AKP Ricky Pripurna Atmaja,SIK juga menjelaskan bahwa penangkapan OTT tersebut bermula bahwa pihaknya telah menerima informasi dari masyarakat bahwa di Bidang Pemadam Kebakaran Kantor Sat Pol PP Asahan adanya pengutipan uang untuk pemakaian mobil pemadam kebakaran tanpa ijin dari Pemerintah Kab.Asahan.

“Mendapat informasi tersebut,personil Sat Reskrim Polres Asahan menuju lokasi Kantor Satuan Polisi Pamong Praja Bidang Pemadam Kebakaran dan benar ditemukan seorang laki-laki bernama LS selaku Plt Kasi Pencegahan sedang melakukan pengutipan uang untuk pemakaian mobil pemadam kebakaran kepada MF di ruangan kerjanya.Dilokasi itu juga ditemukan uang tunai sebesar Rp. 3 juta,surat permohonan pemakaian mobil pemadam kebakaran,dan surat perjanjian kerja sama, ” terang AKP Ricky Pripurna Atmaja,.SIK.

Kasat Reskrim Polres Asahan juga mengungkapkan bahwa saat ini,dua orang terlapor bersama dengan saksi-saksi dan barang bukti langsung dibawa ke Polres Asahan guna dilakukan pemeriksaan penyidikan lebih lanjut.

Terpisah,Kasat Pol PP Asahan, Isa Harahap saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui secara pasti kronologis terkait adanya penangkapan terhadap 1 orang oknum ASN dan 1 orang oknum tenaga kontrak di Satuan Sat Pol PP Asahan.

“Belum ada dapat kabar secara pasti terkait kronologis dan titik permasalahan soal anggota kita yang tertangkap OTT oleh Sat Reskrim Polres Asahan,” kata Isa Harahap.

Namun begitu,lanjut Isa Harahap, dirinya mengatakan akan segera mencari tahu tentang kebenaran adanya penangkapan terhadap oknum PNS tersebut.

“Bila terbukti bersalah,akan ada sanksi administrasi yang diberikan kepada keduanya,” tegas Isa Harahap.

Kasat Pol PP Asahan menegaskan bahwa pihaknya tidak ada menerima dana didalam pemakaian mobil dinas pemadam kebakaran untuk setiap kegiatan atau acara resmi.

“Pihaknya tidak ada menarik biaya sedikitpun apabila ada yang ingin untuk menggunakan mobil pemadam kebakaran tersebut untuk setiap kegiatan maupun acara resmi,hal itu dikarenakan belum adanya perda,” tegasnya. (Hab)

Komentar

News Feed