3 Korban Lion Air JT-610 Berhasil Diidentifikasi DVI Polri

Basarnas membawa beberapa kantong jenazah yang diduga adalah korban dari lokasi jatuhnya pesawat Lion Air ke Posko Dermaga Balai Besar Karantina Pertanian, Tanjung Priok. Jakarta. Senin (29/10). foto : Dany Krisnadhi/ANCphoto

Jakarta, Akuratnews.com - Tiga korban kecelakaan Lion Air JT-610 yang jatuh di perairan Tanjungpakis Kabupaten Karawang, Jawa Barat, berhasil diidentifikasi oleh tim Indonesia Automatic Finger Print Identification System atau Identifikasi TKP (INAFIS).

Tiga korban teridentifikasi tersebut, hasil dari pemeriksaan pada 73kantung jenazah yang tiba di Rumah Sakit Polri Raden Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur sejak kecelakaan terjadi pada Senin (29/10/2018).

"Hari ini berhasil teridentifikasi tiga korban kecelakaan Lion Air JT 610 atas nama Endang Nur Sribagusnita, Wahyu Susilo dan Fauzan Azima hasil dari pemeriksaan pada 73 kantung jenazah yang berisi potongan tubuh dan telah melalui sudang rekonsiliasi," kata Kepala DVI Rumah Sakit Polri, Kombes Polisi Lisda Cancer, saat konferensi pers di RS Polri Raden Said Sukanto, Jakarta Timur, Sabtu (3/11/2018).

Baca juga: Kabasarnas Sampaikan Duka Cita atas Gugurnya Penyelam IDRT

Berdasarkan keterangan kepolisian, penumpang Lion Air JT 610 yang berhasil teridentifikasi Sabtu adalah hasil dari sidang rekonsiliasi pencocokan data post mortem dari jenazah korban yaitu data primer sidik jari, dengan data ante mortem dari keluarga serta dari pihak lainnya sebagai data sekunder yakni tanda medis dan properti yang dibawa.

Jenazah pertama adalah berjenis kelamin perempuan berusia 20 tahun atas nama Endang Sri Bagusnita, warga Kedaung Mes B PT Angsa Daya RT 001 RW 008 Kelurahan Kutajaya Kecamatan Pasar Kemas, Tangerang, Banten, yang teridentifikasi melalui sidik jari dan tanda medis.

Jenazah kedua berjenis kelamin laki-laki berusia 31 tahun atas nama Wahyu Susilo, warga Trucuk, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, yang teridentifikasi melalui sidik jari, tanda medis dan properti yang digunakan.

"Propertinya di sini adalah dari jaketnya, barang-barang yang masih melekat padanya. Penunpang nomor dua dia dari jaket dan baju," kata kombes Lisda.

Baca juga: Seorang Penyelam Meninggal Dunia saat Pencarian Puing Pesawat Lion Air

Jenazah ketiga berjenis kelamin laki-laki berusia 25 tahun atas nama Fauzan Azima, warga Balai Mansiro, Guguak Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, yang teridentifikasi melalui sidik jari dan medis.

"Jadi semuanya jenazah hari ini memenuhi unsur data primer yakni sidik jarinya ditambah data medis namun ini belum bisa diungkapkan," kata Lisda menambahkan.

Dengan teridentifikasinya tiga korban lagi, maka sudah ada tujuh jenazah korban kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 yang teridentifikasi setelah sebelumnya empat jenazah penumpang yang mengalami kecelakaan Pesawat Lion Air JT 610 yang teridentifikasi yakni atas nama Jannatun Cintya Dewi, Candra Kirana, Monni dan Hizkia Jorry Saroinsong.

Pesawat Lion Air JT-610 mengalami kecelakaan dan jatuh di perairan Tanjungpakis Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Senin (29/10), setelah sebelumnya hilang kontak selama tiga jam sejak pukul 06:33 WIB. Pesawat nahas itu membawa 180 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak dan dua bayi dengan dua Pilot dan enam awak pesawat. (Red)

Penulis:

Baca Juga