Kerap Transaksi Pakai HP Satelit

3 Kurir Sabu Internasional Diciduk Polisi

Ilustrasi Sabu.
Ilustrasi Sabu.

Jakarta, Akuratnews.com - Tiga orang kurir narkoba jenis sabu dan ekstasi jaringan Malaysia-Pontianak-Jawa-Bali dibekuk polisi. Ketiganya yakni berinisial EB, IT, dan R ditangkap di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat pada Minggu, 16 Juni 2019.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan penangkapan terhadap para tersangka bermula saat polisi mendapat informasi adanya pengiriman nakotika di wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia.

Sehingga, ketika para tersangka mengirimkan narkotika dari Malaysia menuju Pontianak melalui jalaur darat, mereka langsung dibekuk.

"Dalam pengiriman menggunakan rental. Dalam mobil ada empat orang tapi salah satunya hanya sopir yang mengaku tidak mengetahui. Jadi sopir itu masih berstatus saksi," ucap Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Selain itu, usai ditangkap dan diperiksa, para tersangka mengaku kerap bertransaksi narkoba dengan menggunakan telepon satelit.

Bahkan, saat menggunakan telepon itu, para tersangka memilih berkomunikasi di atas perahu kecil yang berada di tengah perairan. Hal itu dilakukan bertujuan untuk menghindari pengawasan dan tak terlacak keberadaan oleh petugas.

"Agar tidak terdeteksi transaksi dilakukan di perairan bebas. Mereka juga menggunakan HP satelit," ungkap Argo.

Tak hanya itu, dari keterangan para tersangka, mereka diperintah oleh seseorang yang bernama LIM seorang warga negara Malaysia. Dengan keterangan itu, sosok yang merupakan bos dalam jaringan itu saat ini masih diburu keberadaanya.

"Saat ini masih dilakukan pengejaran dengan koordinasi dengan Polda Kalimantan Barat dan polisi Malaysia," kata Argo.

Dari penangkapan ketiga tersangka, sedikitnya 12 bungkus alumunium foil berisi narkotika jenis sabu seberat 10.502 kilogram, dua bungkus alumunium foil berisi ekstasi, dan satu buah telepon genggam satelit disita guna dijadikan barang bukti.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat Pasal 113 Subsider Pasal 114 Ayat 2 Subsider Pasal 112 Ayat 2 Jo Pasal 132 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Ancaman hukumannya seumur hidup atau pidana mati.

Penulis: Redaksi

Baca Juga