Hari Ketiga Pencarian Tim SAR

4 Korban Kapal Tenggelam dari Sinjai Masih Belum Ditemukan

Tim SAR Gabungan melakukan pencarian 4 korban KLM Darmawan Jaya yang tenggelam di Perairan Selayar, Sulawesi Selatan. /tangkapan layar/Ashari/Akuratnews.

AKURATNEWS - Upaya pencarian 4 orang penumpang Kapal Layar Motor (KLM) Darmawan Jaya yang tenggelam di Perairan Kayuadi, Kabupaten Kepulauan Selayar pada Senin (24/1/2022) malam lalu, masih terus dilakukan.

Namun memasuki hari ketiga pencarian para korban, Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas Selayar 7 orang, Polairud Selayar 3 orang, TNI AL 3 orang, Personel Polsek Takabonerate 5 orang, dan Nelayan yang dikerahkan, belum menemukan tanda-tanda.

"Hingga sore ini, Tim SAR Gabungan yang kembali melakukan pencarian sejak pukul 07.00 WITA pagi tadi, hasilnya masih nihil," kata Koordinator Pos Basarnas Selayar, Andi Mukti Ali kepada Akuratnews via telepon, Kamis (27/1/2022).

Ia menjelaskan bahwa guna memudahkan proses pencarian KLM Darmawan Jaya yang tenggelam, Tim SAR Gabungan membagi tugas.

"SRU 1 melakukan pencarian dari LKK radial 73° menuju timur laut sejauh 10 NM dengan menggunakan Rib Selayar, dan SRU 2 mencari mulai dr LKK radial 92° menuju arah timur sejauh 12 NM dengan menggunakan perahu nelayan. Sedangkan TNI AL Selayar melaksanakan SAR di barat perairan Pulau Kayuadi," jelasnya.

"Tanda-tanda ditemukan keempat korban belum ada. Kondisi cuaca saat ini juga masih sangat ekstrem," tambah Andi Mukti.

KLM Darmawan Jaya berlayar dari Pelabuhan Larea-rea Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan tujuan Waiwadan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Minggu (23/1/2022) malam.

Diperjalanan, kapal pengangkut beras bersama 5 awak ini tenggelam di Perairan Pulau Kayuadi Kabupaten Selayar, setelah dihantam gelombang laut setinggi 4 meter.

Kabar kapal tenggelam itu diketahui setelah salah satu awaknya yang bernama Ardian Arlan (37) asal Kabupaten Sinjai diselamatkan oleh kapal perintis KM Pasifik Samudera Satu yang melintas menuju Pulau Bonerate.

Arlan diselamatkan setelah ditemukan mengapung.

4 awak kapal yang belum ditemukan diantaranya Darmawan (31) sebagai kapten KLM Dermawan Jaya asal Kabupaten Bone, Muna (18) sebagai juru mudi asal Flores, Ari Jaya (18) sebagai juru mudi kapal asal Kabupaten Bone, dan Ahong (18) sebagai juru mudi asal Kabupaten Sinjai.

Penulis: Ashari

Baca Juga