40 Inovasi Pelayanan Publik Akan Dipamerkan Kepada Dunia oleh Kemenpan-RB

Jakarta, Akuratnews.com - Untuk terus meningkatkan kualiats pelayanan publik, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Brokrasi (Kemenpan-RB) terus menggeliat melakukan berbagai inovasi baru.

Tak kurang sudah ada sebanyak 40 inovasi pelayanan publik Indonesia yang sudah diterapkan. Namun demikian Menpan-RB Syafruddin mengakui belum semuanya tersosialisasi dengan baik.

“ Kita sebenarnya sudah menerapkan sekitar 40 inovasi baru pelayanan publik , namun memang belum tersosialisasi dengan baik, oleh karena itu saya minta bantu teman-teman wartawan ini untuk menyampaikan kepada masyarakat dengan baik” jelas Syafruddin saat menggelar preskon di Press Room, Kemenpan-RB, di Jakarta (22/9).

Keseriusan untuk mempublikasikan inovasi pelayanan public ini juga diungkapkan Syafruddin dengan menggandeng media untuk menyiarkan secara berkala. Selain itu juga dalam waktu dekat akan menggelar semacam media gathering.

“ Kami sudah berencana kan menyiarkan tentang inovasi pelayanan public ini secara berkesinambungan, mungkin seminggu sekali atau dua minggu sekali kita undang teman-teman wartawan untuk membantu menyiarkan apa yang telah kami lakukan sehubungan dengan pelayanan public ini” tambah Syafruddin.

Tidak cukup sampai disitu, pihak kemenpan juga akan menggelar acara akbar yaitu berupa International Public Services (IPS) Forum 2018. Yang akan digelar pada tanggal 7-8 Nopember nanti, bertempat di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta.

Dalam acara IPS Forum nanti juga diikuti dengan pameran atau exhibition, yang diperkirakan bakal dihadiri oleh 5000 peserta dan undangan dari sejumlah negara sahabat.

“IPS Forum dengan tema expended and improving public service, juga diikuti oleh exhibition,” disitu kita akan memamerkan juga inovasi pelayanan public yang sudah diakui dunia dan bahkan mendapatkan awards yaitu cara mengatasi malaria dengan cepat oleh masyarakat di Teluk Bintuni Papua” tambah Syafruddin lebih lanjut.

Baginya IPS Forum 2018 ini bisa dijadikan sebagai sebagai momen penting bagi pemerintah untuk memamerkan kepada dunia sejumlah capaian inovasi birokrasi yang sudah dilakukan.

Selain itu IPS Forum 2018 ini juga merupakan wahana pembelajaran interaktif antar negara dan intranegara dalam pelaksanaan reformasi birokrasi dan pelayanan publik. Kemudian pertukaran pengetahuan, penguatan kepemimpinan di bidang pelayanan publik, serta meningkatkan kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam meningkatkan mutu pelayanan publik di berbagai sektor.

Berbagai inovasi pelayanan publik yang akan dipamerkan diantaranya Pencatatan Hak Cipta Online dengan Teknologi Kriptografi, Sistem Informasi Legalitas Kayu oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Hutan Produksi Lestari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Beragam inovasi ini diharapkan bakal dikenal dan ditiru oleh dunia. Di sisi lain, bisa memicu kinerja masing-masing instansi untuk lebih kreatif dalam menghadirkan pelayan publik yang baik. (Irish)

Penulis:

Baca Juga