CSR Aice Group Bersama GP Ansor dan KSP

 5 Juta Masker Dibagikan Pada 20 Kota

AKURATNEWS - Produsen es krim Aice Group, sebagai tanggung jawab sosial pada masyarakat – melakukan kegiatan pembagian masker di 20 kota. Kegiatan ini melibatkan lima pemangku kepentingan, - pentaheliks yang dibuka oleh Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko pada Rabu (14/10/2020) di Jakarta.

Kolaborasi pentahelix dari Pemerintah Pusat dan Daerah yang berbasis komunitas dengan menitikberatkan kepada peran dari tokoh di masyarakat, akademisi, dan dukungan swasta yang dikombinasikan dengan komunikasi publik lewat media massa akan mengefektifkan penanganan Covid-19 di Indonesia.

“Pemerintah meyakini pendekatan Pentahelix yang melibatkan pemangku kepentingan dari lima pilar akan memunculkan gerakan yang alami dan efektif dalam mencegah penularan covid-19 di Indonesia. Kombinasi peran swasta yang dibarengi kearifan lokal dari komunitas dan sinergi dengan GP Ansor ini akan menjadi dorongan perbaikan pengelolaan pandemi ini,” jelas Moeldoko.

Moeldoko juga menjelaskan bahwa pihaknya akan selalu memantau bagaimana perkembangan positif dari kampanye yang dilakukan tersebut. Menurutnya, Gerakan 3-M, mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dan menjaga jarak, akan terus digalakkan di tengah masyarakat. Agar mampu menekan laju penularan virus covid-19.

“Kami di KSP akan selalu melakukan pengawasan di perkembangan gerakan 3M. Berbagai langkah untuk debottlenecking masalah di lapangan, evaluasi, maupun penyampaian logistik masker sebagai salah satu infrastruktur penting gerakan, akan kami jalankan. Kami harap kampanye GP Ansor dan Aice Group ini makin memperkuat kolaborasi pentalix kita bersama,” jelas Moeldoko.

Dalam pelaksaan kegiatan ini, Aice menggandeng Gerakan Pemuda Ansor yang dipimpin oleh Yaqut Cholil Qoumas. Menurut Yaqut, “Kombinasi gerakan kultural yang masif dan riil di masyarakat disertai dengan dukungan logistik masker dari Aice Group ini dimaksudkan untuk memperbaiki kondisi pandemi di akar rumput masyarakat Indonesia”. GP Ansor mengapresiasi dukungan Aice terhadap gerakan bersama ini. Mudah-mudahan kerja bareng ini akan dapat memperbaiki manajemen pandemi kita ini, jelas Gus Yaqut, sapaan akrabnya. Ia mengajak semua pihak turut membantu dirinya dan juga sesama untuk menghindar dari dampak negatif penularan virus yang kian besar dalam beberapa saat terakhir di Indonesia.

Kolaborasi di berbagai kegiatan distribusi, edukasi dan komunikasi publik yang dijalankan GP Ansor dan Aice Group akan menjangkau berbagai elemen masyarakat dari berbagai umur dan kelompok masyarakat. Dua puluh kabupaten dan kota yang akan disasar tersebut terletak dari bagian barat hingga timur Indonesia.

Tercatat, wilayah sasaran tersebut adalah Jakarta, Bogor, Cirebon, Bandung, Rembang, Semarang, Pekalongan, Surabaya, dan Ambon yang masuk dalam aktivitas kampanye dilanjutkan dengan Palembang, Medan, Batam, Yogyakarta, Malang, Kudus, Denpasar, Manado, Banjarmasin, Madiun dan Makassar. Ada kemungkinan kampanye juga akan dilebarkan ke wilayah lain yang memiliki gerakan pentahelix baik dan memberikan respon terbuka untuk kerja bersama dalam gerakan ini.

GP Ansor sendiri mengapresiasi persistensi gerakan ini. Sebagaimana penilaian Gus Yaqut bahwa pandemi ini bukan hanya membutuhkan aspek kurasi yang baik, namun juga sisi pencegahannya. Menurutnya, pandemi ini tidak hanya bercorak medis dalam pandeminya. Berbagai soal psikologis dan ekonomi masyarakat juga mempengaruhi keberhasilan penanganan pandemi.

“Kami akan berfokus untuk menjangkau masyarakat bawah yang ada di berbagai kota. Berbagai pekerjaan yang beresiko seperti petugas penanganan sampah, petugas pemakaman dan petugas kebersihan di kantor-kantor akan kami jadikan salah satu target utama. Namun yang terpenting, kampanye ini berusaha untuk berbicara dengan intens ke masyarakat lewat aksi nyata. Bahwa dengan bersama-sama, kita mampu mencegah perburukan pandemi. Insya Allah kita bisa,” ujar Gus Yaqut.

Sylvana selaku Brand Manager Aice Group, menjelaskan bahwa kegiatan ini telah dilakukan sejak awal Pandemi, April lalu. Aice melakukan kampanye penguatan keselamatan tenaga kesehatan (Nakes) lewat distribusi Alat Pelindung Diri di belasan rumah sakit penanganan covid-19 dan satu juta es krim untuk membangun kondisi kerja yang kondusif dan ceria bagi  Nakes di belasan rumah sakit covid-19 di Jabodetabek dan Rembang, Jawa Tengah, AICE GROUP melanjutkan misi kemanusiaannya.

Mengenai masker SHIELD yang diproduksi oleh Aice Group, ini merupakan Masker yang akan dibagikan dengan spesifikasi 3 lapis dan telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Kesehatan. Masker dengan spesifikasi standar medis ini dimaksudkan untuk efektif menghindari droplet dalam berbagai aktivitas masyarakat. Masker ini diproduksi di pabrik baru termodern Aice Group di Mojokerto, Jawa Timur ini dan didistribusikan bersamaan dengan paket Vitamin C dan suplemen pendukung lain untuk meningkatkan imunitas masyarakat yang disasar.

“Kampanye 5 juta masker medis yang kami jalankan bersama berbagai elemen dari pentahelix ini menjadi lanjutan dedikasi kami melawan pandemi. Ada sekitar 15 juta masker lain yang kami distribusikan juga bersama 200 ribu UMKM kami melalui edukasi pencegahan Covid 19 dan promosi. Dan, masker medis ini merupakan masker yang tidak diperjualbelikan, kami produksi khusus untuk program CSR,” pungkas Sylvana.

Penulis:

Baca Juga