6 Tips Ini Menjamin Pengajuan Pinjaman Online Anti Gagal, Apa Saja?

Ilustrasi Pinjaman Online
Ilustrasi Pinjaman Online

AKURATNEWS - Pada prinsipnya, meskipun dianggap tabu oleh sebagian orang, mengajukan kredit atau pinjaman nyatanya mampu memberikan peluang untuk meningkatkan kesejahteraan seseorang. Melalui pinjaman, seseorang dapat mengubah nasib dan mendapatkan penghasilan tambahan saat digunakan untuk merintis atau mengembangkan bisnis.

Selain itu, mengajukan pinjaman untuk memenuhi kebutuhan mendesak, seperti, tagihan rumah sakit dan biaya pendidikan, mampu menjaga kondisi keuangan agar tetap stabil. Yang terpenting, pengajuan pinjaman dilakukan dengan bijak dan penuh perhitungan agar beban cicilannya tetap mampu dilunasi hingga tuntas.

Kemunculan berbagai layanan pinjaman online langsung cair dalam hitungan menit seakan menjadi solusi tepat untuk sebagian besar masyarakat. Meskipun begitu, para prakteknya layanan pinjol memang cukup mudah untuk diajukan dan diakses oleh banyak orang. Bahkan, syarat dan ketentuannya tidak sebanyak dan serumit pinjaman konvensional di bank dan koperasi.

Lantas, kenapa pengajuan pinjaman online Anda masih kerap mendapat penolakan hingga saat ini? Tenang saja, masalah tersebut dapat diatasi dengan cara yang cukup mudah kok. Untuk lebih jelasnya, simak dulu 6 tips yang mampu menjamin pengajuan pinjaman online Anda diterima.

Pahami Seluruh Ketentuan dan Syarat Pinjaman Online

Salah satu alasan mengapa pengajuan pinjol ditolak mungkin karena Anda tak membaca seluruh syarat dan ketentuannya. Padahal, segala hal yang mampu menjamin diterimanya pengajuan pinjol Anda sudah tertulis jelas dan lengkap di sana, seperti berkas apa saja yang harus dikumpulkan serta syarat minimal usia, gaji, dan dana pinjaman yang diajukan. Kalau syarat dan ketentuannya saja tak Anda pahami, bagaimana mungkin pihak pinjol bersedia menyetujui pengajuan pinjaman Anda?

Isi Data Diri dan Lengkapi Semua Dokumen Persyaratan

Setelah memahami syarat dan ketentuannya, hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah memenuhinya dan melengkapi semua syarat dokumen yang diminta secara online dalam bentuk soft file. Tak sekadar melampirkan, pastikan dokumen tersebut dapat terbaca dan tidak blur agar tak disuruh mengirim ulang. Beberapa dokumen pribadi yang diminta sebagai syarat pinjaman online umumnya adalah foto KTP dan swafoto membawa KTP, NPWP, dan akun internet banking.

Cek Riwayat Kredit Anda

Bagi Anda yang pernah menggunakan produk pinjaman pada lembaga keuangan yang resmi sebelumnya, cek dulu apakah skor kredit Anda dalam kondisi yang positif atau negatif. Kalau dulu sering telat membayar cicilan, apalagi menunggak, sudah pasti buruknya skor kredit menjadi alasan utama mengapa pengajuan pinjaman online Anda selalu ditolak.

Untuk mengatasinya, Anda perlu melunasi segala kredit yang tertunggak tersebut dan meminta bukti keterangan pada lembaga keuangan yang bersangkutan bahwa Anda telah terbebas dari segala tanggungan cicilan tersebut. Kemudian, lampirkan bukti keterangan tersebut saat Anda mengajukan pinjaman online agar meningkatkan potensi diterimanya.

Matangkan Rencana Pengajuan Pinjaman

Pengajuan pinjol bunga rendah sebenarnya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak yang tak bisa ditunda atau kebutuhan yang mampu meningkatkan produktivitas dan penghasilan. Akan tetapi, karena tidak ada batasan, pengguna layanan keuangan tersebut berisiko menggunakan dana pinjaman online untuk memenuhi kebutuhan apapun, termasuk kebutuhan konsumtif yang tak bermanfaat sama sekali.

Jika hal tersebut sampai Anda lakukan, sudah pasti pinjaman online hanya akan menjadi pengacau keuangan. Oleh karena itu, sebelum mengajukan pinjaman online, pastikan Anda menggunakan untuk memenuhi kebutuhan penting dan darurat saja. Selain itu, perhitungkan juga kemampuan bayar Anda setiap bulan agar cicilan pinjol tak mencekik keuangan dengan memanfaatkan fasilitas simulasi kredit.

Agar tetap kondusif, usahakan beban kredit Anda tak  lebih dari 30 persen pendapatan per bulan. Sebagai contoh, jika pendapatan Anda saat ini adalah 5 juta, maka tanggungan cicilan maksimal yang boleh Anda miliki hanyalah 1,5 juta saja. Jika nekat mengajukan pinjaman dengan beban cicilan melebihi kemampuan ekonomi, biasanya pihak pinjaman online akan cenderung menolaknya karena berisiko berbuntut pada masalah kredit macet atau gagal bayar.

Pastikan Tak Terjerat Masalah Kredit Lain

Bukan hanya skor kredit buruk, terjerat masalah kredit lain, seperti kartu kredit, juga dapat menghambat pengajuan pinjaman online. Biasanya, utang kredit dibagi dalam 5 kualitas kredit, yakni, lancar, kurang lancar, dalam perhatian khusus, diragukan, dan macet.

Saat kredit Anda berada dalam kualitas kurang lancar, diragukan, apalagi macet, kemungkinan besar pengajuan pinjaman apapun, tak hanya pinjol, akan ditolak. Karenanya, Anda perlu menjaga agar status kredit di lembaga finansial apapun terjaga agar tak lagi bermasalah saat mengajukan pinjaman di kemudian hari.

Ajukan Pinjaman Online pada Layanan yang Terpercaya

Tips terakhir agar tak lagi gagal mengajukan pinjaman online adalah melakukannya pada lembaga keuangan yang resmi dan terpercaya, seperti fintech atau lembaga P2P Lending yang telah mengantongi status terdaftar dan izin usaha dari OJK. Melalui P2P lending, Anda akan dipertemukan dengan kreditur agar bisa mendapatkan pinjaman secara online. Berbeda dengan pengajuan pinjaman di bank atau koperasi, pinjaman online ini dapat menjadi alternatif yang paling direkomendasikan bagi Anda yang membutuhkan bantuan dana secara instan dengan syarat dan proses yang ringkas.

Lakukan Persiapan Matang Sebelum Ajukan Pinjaman Online

Itulah 6 tips yang mampu meningkatkan potensi pengajuan pinjaman online diterima. Namun ingat, jika digunakan dengan bijak dan tujuan yang jelas, pinjaman online mampu menjadi salah satu alternatif terbaik untuk menuntaskan masalah keuangan yang mungkin sedang Anda alami.

Sebaliknya, jika digunakan dengan sembarangan atau untuk memenuhi kebutuhan yang tak jelas manfaatnya, pinjaman online dapat menyeret keuangan Anda pada beban utang jangka panjang yang mencekik. Oleh karena itu, agar tetap aman, selalu lakukan persiapan dan perhitungan matang sebelum mengajukan pinjaman online.***

Penulis: Redaksi

Baca Juga