70 Tahun Usia Diplomatik Indonesia – Arab, Energi Jadi Potensi Kerjasama

Direktur Utama Jasa Tirta Energi Dr. Etty Susilowati, saat beraudiensi dengan pihak ACWA, beberapa waktu lalu di Jakarta.

Jakarta, Akuratnews.com - Usia hubungan diplomatik Indonesia dengan negara Arab Saudi pada tahun 2020 mendatang akan memasuki usia ke 70 tahun, hampir mendekati usia kemerdekaan Indonesia ditahun depan yang memasuki usia ke 75 tahun.

Artinya, dengan usia yang cukup matang ini, Indonesia dan Arab Saudi memiliki kedekatan emosional bukan hanya sekedar hubungan diplomatik semata. Berbagai potensi baik dari segi Sumber Daya Manusia (SDM) maupun Sumber Daya Alam (SDA), menjadi salah satu alasan bagaimana hubungan ini begitu harmonis berjalan.

Dari sektor SDA, kebutuhan Energi di tengah kemajuan teknologi tentunya akan semakin meningkat. Namun para pelaku usaha dituntut untuk menerapkan teknologi dalam pengadaan energi dengan produk yang ramah lingkungan. Indonesia sebagai negara yang besar membutuhkan energi yang tidak sedikit. Di tengah kondisi alam yang cukup menjanjikan dalam pengadaan energi melalui pemanfaatan air, angin, hingga surya, Indonesia menjadi negara yang dilirik oleh pelaku usaha pengadaan energi alam.

PT Jasa Tirta Energi (JTE) yang merupakan anak perusahaan dari Perum Jasa Tirta I, pada tahun 2020 ini turut mengambil peran dari hubungan diplomatik yang baik tersebut. Dengan menggandeng ACWA Power Internasional, Indonesia dilihat sebagai tempat berinvestasi bagi perusahaan besar di seluruh dunia untuk mengembangkan pengadaan energi untuk tumbuh melalui investasi swasta dan bagaimana menambah kapasitas dalam pembangkit listrik demi kebutuhan masyarakat luas, di mana lingkungan yang memungkinkan untuk memberikan listrik untuk jangka panjang dengan harga yang sangat kompetitif.

Indonesia sebagai negara yang besar bagi para investor dari luar negeri memungkinkan melakukan pertimbangan dengan melihat Indonesia sebagai tujuan investasi yang sangat stabil. Indonesia adalah lingkungan di mana dapat menyelesaikan segala sesuatu secara efisien.

Bahkan President dan CEO of ACWA Power Internasional Paddy Pafmanathan, mengatakan pihaknya merasa menemukan kapasitas dan peluang baru, bahwa Indonesia sangat menyambut investasi asing terutama bagi perusahaan Saudi Arabia. Hadirnya ACWA di Indonesia, menilai sangat nyaman berbisnis di Indonesia yang tentunya berimbas kepada bisnis mereka, di mana pihaknya berada di Indonesia melalui platform perusahaan menargetkan perlu bekerja sama dengan Mitra lokal.

"Kami sekarang mencari dan mengidentifikasi Mitra yang stabil (dalam bisnisnya) untuk bekerjasama dalam jangka waktu yang sangat lama. Kita dalam bisnis menginvestasikan untuk kerjasama dari 25 hingga 35 tahun dalam kemitraan yang dapat dipercaya," ungkapnya dalam suatu kesempatan.

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Tirta Energi Dr. Etty Susilowati mengatakan potensi kerjasama dengan beberapa negara salah satunya dengan negara besar seperti Arab Saudi, dalam rangka pengembangan dan pemanfaatan hasil alam yang dimiliki Indonesia dalam rangka pengadaan energi menjadi salah satu hal yang patut untuk direalisasikan.

"Sebagai negara yang besar dan memiliki kondisi alam yang menjanjikan, tentunya perlu adanya pengambangan dalam rangka pengadaan energi terbarukan melalui kondisi alam Indonesia. Sumber Daya Air, Udara dan matahari menjadi salah satu kekayaan alam Indonesia yang dapat dikembangkan untuk kesejahteraan bersama," ungkapnya.

Untuk itu, pihaknya dalam hal ini menjajaki potensi kerjasama dalam pengembangan energi di tanah air, melalui energi sumber daya alam yang dimiliki oleh Indonesia dengan menggandeng perusahaan besar yang ada di Arab Saudi.

"JTE menjajaki potensi kerjasama dengan ACWA ini, untuk mengembangkan PLTS Apung dengan mengoptimalisasikan pemanfaatan sumber daya air di wilayah kerja Perum Jasa Tirta I," pungkasnya.

Penulis:

Baca Juga