Dukung Pembangunan Jalan Tol Dalam Kota Medan

A Rahim Siregar ST : Pemko Medan Diharap Bersinergi Dengan Pemprov Sumut

Medan, Akuratnews.com - Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) periode 2019 - 2024 dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Abdul Rahim Siregar ST mendukung program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) terkait pembangunan jalan tol dalam kota Medan.

"Pembangunan jalan tol sangat dibutuhkan guna mengantisipasi kemacetan lalulintas di kota Medan. Kita sangat mendukung perencanaan pembangunan jalan Tol dalam kota Medan untuk mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat " sebut Abdul Rahim kepada Akuratnews.com di Medan, Senin (14/10/2019).

Abdul Rahim yang terpilih jadi anggota DPRD Sumut ini berharap Pemko Medan dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan secepatnya melakukan kajian kajian terkait rencana tersebut agar rencana pembangunan jalan tol dalam kota Medan dapat terealisir.

"Dampak sosialnya juga harus diperhitungkan termasuk dampak pembangunan jangan sampai merugikan masyarakat. Bagaimana melibatkan masyarakat agar mendukung percepatan pembangunan jalan tol ini," ujarnya.

Seperti diketahui, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) membuat perencanaan untuk membangun Jalan Tol dalam kota Medan (Medan Intra Urban Toll Road - MIUTR) sepanjang 30,97 kilometer. Proyek yang ditargetkan rampung pada 2023 mendatang ini ditaksir akan menghabiskan anggaran mencapai Rp15 triliun.

Dalam rencana itu, jalan tol dalam kota Medan akan dibangun dalam tiga seksi yakni untuk Seksi I Helvetia - Titi Kuning sepanjang 14,28 km. Untuk Seksi II Titi Kuning - Pulo Brayan sepanjang 12,44 km, dan Seksi III Titi Kuning - Amplas sepanjang 4,25 km, total panjang keseluruhan mencapai 30,97 km.

Sebelumnya, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR Eko D Heripoerwanto mengatakan tol dalam kota dibiayai oleh pihak swasta dengan skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) yakni PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk dengan investasi sebesar Rp15 triliun.

Abdul Rahim mengharapkan, selain pembangunan jalan tol dalam kota Medan dapat terealisir sesuai dengan jadwal, juga pembangunan infrastrukur didaerah kabupaten kota lainnya di Sumatera Utara dapat menjadi perhatian guna mendorong peningkatan pertumbuhan perekonomian masyarakat.

"Sinergitas Pemko Medan dan Pemprov Sumut sangat diharapkan. Pembangunan jalan tol dalam kota Medan ini sangat berperan dalam ikut meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat. Yang lebih penting kota Medan sebagai ibukota Provinsi Sumatera Utara akan semakin memiliki nilai strategis sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, bisnis dan pariwisata di wilayah Indonesia bagian barat" pungkas Abdul Rohim.

Baca Juga