Ada 1.078 Kasus Covid-19, Lurah Pancoran Mas Malah Gelar Hajatan

Lokasi tempat hajatan yang viral di sosmed saat didatangi dan ditutup Satpol PP dan Satgas Covid-19 Depok
Lokasi tempat hajatan yang viral di sosmed saat didatangi dan ditutup Satpol PP dan Satgas Covid-19 Depok

AKURATNEWS.COM- Meski di sekitar lokasi acara hajatan tercatat ada 1.078 kasus positif Covid-19 dan merupakan hari pertama PPKM Darurat berlaku, Lurah Pancoran Mas Kota Depok Suganda justru nekat mengelar pesta resepsi pernikahan dan viral di sosial media, Sabtu,(3/7).

Meski begitu, setelah sempat viral di sosmed, Suganda mengklaim acaranya sudah sesuai dengan protokol kesehatan dan aturan yang berlaku tentang PPKM Darurat.

"Pokoknya pada prinsipnya acara kami sudah sesuai protokol kesehatan dan saya pertangungjawabkan", kata Suganda kepada wartawan.

Kegiatan berjoget itu, kata Suganda, tetap sesuai dengan prokes dan tidak berkerumun. Berbeda dengan tampilan dalam video yang menunjukkan kerumunan orang berjoget.

“Itukan gambar (video) ya, didalam gambar bisa saja sih keliatannya padet, tapi kalau di lapangan, selalu dipantau oleh panitia,” ujarnya.

Hajatan yang viral di media sosial setelah beredar sebuah video amatir itu direkam di lokasi hajatan, Gang Hj Syuair RT 01 RW 02 Kelurahan Mampang itu langsung disatroni Satpol PP Kota Depok dan Satgas Covid-19 Kecamatan Pancoranmas.

Kegiatan tersebut langsung dilakukan penutupan paksa dan menyegel rumah sang Lurah yang menjadi lokasi hajatan.

"Atas kejadian tersebut, Satpol PP dan Satgas sudah turun kelapangan dan sudah melakukan penutupan hajatan tersebut," kata Juru Bicara Covid-19 Kota Depok Dadang Wihana.

Sebelum acara, kata Dadang, Satgas dan Camat Pancoranmas sudah mengingatkan Lurah Suganda untuk menggelar hajatan sesuai aturan yang berlaku di masa PPKM Darurat.

Menurutnya, Lurah Pancoranmas, akan diperiksa oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Depok.

"Kalau nanti kita temukan pelanggaran maka akan dikenakan sanksi nanti sesuai dengan ketentuan," paparnya.

Dadang juga mengimbau agar setiap elemen masyarakat untuk mematuhi PPKM Darurat agar Pandemi Covid-19 segera berakhir.

Menurut Keputusan Walikota Depok Nomor 443/267/Kpts/Dinkes/Huk?2021 tentang PPKM Darurat Covid-19, resepsi pernikahan hanya boleh dihadiri paling banyak 30 orang dan khitanan 20 orang dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Berdasarkan data sebaran kasus positif Covid-19, Wilayah Kelurahan Mampang tercatat ada sebanyak 1.078 kasus positif Covid-19 hingga pukul 15:12 wib, pada Minggu, (4/7).

Penulis:

Baca Juga