Ada Kelalaian, PT. IMIP Diduga Abaikan Aturan

Morowali, Akuratnews.com - Kepala Dinas Perhubungan Daerah (Kadishub) Morowali, Ir. Muh Rizal Baduddin menyebutkan, insiden kecelakaan lalu lintas antara kendaraan Dump Truk (DT) roda sepuluh dengan sepeda motor beberapa waktu lalu yang "memakan" korban dilintasan Jetty PT. Bintang Delapan Terminal (BDT), dikawasan PT. Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Kamis (03/9/2020) lalu, ada kelalaian pihak perusahaan.

Pihak perusahaan IMIP dinilai telah lalai dalam menerapkan aturan yang dianjurkan terkait ijin melintasi jalan. Hal ini berdasarkan hasil temuan investigasi kecalakaan lalu lintas yang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Kabupaten Morowali. Sehingga pihak perusahaan diduga melanggar UU no 22 tahun 2009 tentang Lalintas dan Angkutan Jalan maupun Peraturan Mentri Perhubungan nomor 75 tahun 2015 tentang Manajemen dan Tata Cara Rekayasa Jalan.

"Kami telah melakukan peninjauan lapangan terkait laka lantas diperlintasan jalan desa labota. Hasil temuan kami bahwa pihak perusahaan telah lalai tuk menerapkan aturan yg kami anjurkan terkait izin melintas jalan. Untuk itu kami telah menegur keras akan kelalaian tersebut sesuai UU no 22 tahun 2009 serta permen hub ttg managemen dan tara cara rekayasa jalan," ungkap Rizal Baduddin sapaan Kadis Perhubungan Morowali diruang kerjanya, Selasa (8/9/2020).

Berdasarkan hasil investigasi lapangan Dishub Morowali, sejumlah pelanggaran perusahaan ditemukan. Diantaranya, tidak adanya rambu-rambu lalu lintas disepanjang jalan nasional yang hendak dilintasi, maupun disepanjang jalan houling perlintasan menuju lokasi pembangunan Jetty PT. BDT.

"Harusnya ada rambu-rabu yang dipasang pihak perusahaan, agar pengguna jalan umum maupun sopir perusahaan lebih berhati-hati untuk menghindari terjadinya insiden kecalakaan lalu lintas," beber Kadishub Morowali, Rizal Baduddin.

Belum lagi, tambah Kadishub Morowali, tidak adanya flegman atau karyawan yang bertugas melakukan pengaturan lalu lintas menggunakan bendera yang standby di lokasi lintasan Jetty PT. BDT, semakin memperparah tingkat kerawanan terjadinya insiden kecelakaan lalu lintas di perlintasan tersebut.

"Kondisi jalan houling perusahaan pun tidak memadai, karena sebelum perlintasan itu ada penurunan dan kondisi jalannya sangat licin. Apalagi dengan adanya informasi rem blong yang terjadi sebelum insiden kecelakaan itu," terang Kadishub Morowali.

Untuk itu, lanjut Kadishub Morowali, sebagai tindak lanjut hasil temuan lapangan terkait insiden kecalakaan diperlintasan Jetty PT. BDT dikawasan IMIP, pihaknya akan melayangkan surat teguran kepada pihak perusahaan. "Dalam waktu dekat surat teguran akan kami layangkan kepada pihak perusahaan," tutur Rizal Baduddin.

Lebih jauh membahasa soal Ijin pemanfaatan jalan dari Balai Besar Jalan Nasional untuk perlintasan Jetty PT. BDT dikawasan IMIP di Desa Labota. Menurut Kadishub Morowali, sampai hari ini pihaknya belum pernah mengeluarkan sepucuk surat pun untuk rekomendasi, namun pihak perusahaan sudah mengantongi ijin pemanfaatan jalan dari balai jalan Palu. "Padahal, seharusnya ada rekomendasi yang kami keluarkan atau minimal kami mengetahui terkait hal itu," tandasnya.

Penulis: Wardi Bania

Baca Juga