Ada Koper Rp1 Miliar di OTT Gubernur Sulsel

Makassar, Akuratnews.com - Lagi dan lagi, petinggi negeri ini diciduk lantaran diduga korupsi. Dan kini Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (26/2).

"Diamankan Jumat (26/2) tengah malam. KPK melakukan tangkap tangan terhadap kepala daerah di Sulawesi Selatan terkait dugaan tindak pidana korupsi," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (27/2).

Dari data yang diperoleh, Nurdin ditangkap sekitar pukul 01.00 WIB di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan. Empat orang lainnya juga diamankan dalam kasus tersebut, masing-masing seorang kontraktor berinisial AS (64), N (36), SB (48), Sekretaris Dinas PU Pemprov Sulsel dan I.

Adapun barang bukti yang diamankan oleh Tim KPK yaitu satu koper yang berisi uang sebesar Rp1 miliar yang di amankan di Rumah Makan Nelayan, Jl. Ali Malaka, Kec. Ujung Pandang, Kota Makassar.

Tim KPK kemudian langsung membawa Nurdin Abdullah dan rombongan langsung ke Klinik Transit di Jln. Poros Makassar untuk dilakukan pemeriksaan swab antigen untuk persiapan berangkat ke Jakarta melalui Bandara Sultan Hasanudin. Tim KPK dan rombongan di kawal empat orang anggota Detasemen Gegana Polda Sulsel.

Pukul 05.44 WITA, rombongan selesai melaksanakan pemeriksaan swab antigen dan menuju Bandara Sultan Hasanudin untuk berangkat ke Jakarta menggunakan pesawat Garuda GA 617 ke Jakarta pada pukul 07.00 WITA.

Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah (topi biru) saat hendak berangkat ke Jakarta dari Bandara Sultan Hasanudin, Makasar, Sabtu (27/2) pagi.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri menyebut, pihak-pihak yang diamankan telah sampai Jakarta dan sekitar jam 09.45 WIB tiba di gedung Merah Putih KPK.

"Ada enam orang terdiri dari kepala daerah, pejabat di lingkungan Pemprov Sulsel dan pihak swasta," ujar Ali.

Tim KPK dikatakannya akan segera melakukan permintaan keterangan terhadap pihak-pihak dimaksud dan dalam waktu 1x24 jam akan segera menentukan sikap.

"Perkembangannya akan kami informasikan lebih lanjut," pungkas Ali.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga