oleh

Agus Sukarno: Perlunya Sinergitas Agar Operasi SAR Berjalan Dengan Baik

Banten, Akuratnews.com – Deputi Bidang Bina Tenaga dan Potensi Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Agus Sukarno mengatakan, perlunya pemahaman dan sinergitas dalam sebuah tim ketika operasi SAR dilakukan dilapangan agar dapat berjalan dengan baik.

“Forum ini adalah wadah koordinasi seluruh stakeholder bidang SAR yang ada di Provinsi Banten. Dalam forum inilah kita mengharapkan dapat menyatukan visi maupun misi dalam pelaksanaan operasi SAR khususnya di wilayah kerja kantor SAR Banten,” ungkap Agus didampingi Direktur Bina Potensi Basarnas, Marsma TNI F Indrajaya saat menghadiri Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) di Hotel Horison Forbis, di Jl Waringin Kurung, Cilegon, Banten, Rabu (9/5).

Selain Forum Koordinasi Potensi Pencarian dan Pertolongan (FKP3), Basarnas juga mengadakan kegiatan SAR Goes to School (SGTS) yang berlangsung di kantor Pencarian dan Pertolongan Banten.

Ia mengungkapkan, salah satu tugas Direktorat Bina Potensi Basarnas adalah melaksanakan sosialisasi tentang pencarian dan pertolongan kepada masyarakat, termasuk kepada anak-anak usia dini.

“Untuk itu, Subdirektorat Pengelolaan Potensi melaksanakan program SAR goes to school. Dengan kegiatan ini diharapkan akan menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang keselamatan diri khusunya kepada siswa-siswi sekolah,” tandasnya.

Dengan mengangkat tema ‘Kita Tingkatkan Profesionalitas, Sinergitas dan Edukasi SAR sedini mungkin guna Meningkatkan Kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat, kecelakaan, bencana dan kondisi membahayan manusia’ diharapkan pemberian materi tentang SAR preventif ini, siswa-siswi mampu menyelamatkan diri mereka sendiri jika berada dalam kondisi membahayakan jiwa, seperti saat terjadi gempa bumi.

Kegiatan yang dilakukan dalam SAR goes to school kali ini diantaranya simulasi gempa bumi dengan teknik pemindahan korban, praktek evakuasi korban diketinggian, dan teknik pertolongan korban dalam kedaruratan. (Yan)

Komentar

News Feed