Ahmad Yani Benarkan Dirinya Nyaris Ditangkap, Polisi Sebut Begini

Jakarta, Akuratnews.com - Ketua Komite Eksekutif Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), Ahmad Yani membenarkan jika dirinya didatangi sekitar 25 orang aparat kepolisian di kantornya, Jalan Matraman Raya Nomor 64, Senin (19/10) pukul 19.30 WIB.

Kedatangan aparat kepolisian ini untuk menangkap anggota Komisi III DPR.

"Iya betul (didatangi polisi). Saya lagi mimpin rapat, datang polisi mau nangkap, saya tanyakan apa salah saya, kayak gitu, perbuatan apa yang saya lakukan, melanggar pasal-pasal mana, ancamannya berapa," ujar Yani di Jakarta, Selasa (20/10).

Saat itu, aparat kepolisian tidak bisa menjelaskannya. Karena itu, Yani menolak diangkut para aparat kepolisian itu. Yani pun meminta ketua tim penangkapannya itu untuk menjelaskan.

"Ternyata dari pengembangan kasusnya Anton (Permana), dari YouTube-nya Anton itu. Kalau kayak begitu menurut saya ini pengembangan perkara, kalau pengembangan perkara panggil lah saya sebagai saksi atau apa," ujarnya.

Namun hal ini langsung dibantah Polri. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono menyebut jika pihaknya hanya mendatangi rumah Ahmad Yani pada Senin malam.

"Nggak ada (upaya penangkapan), kami baru datang, komunikasi ngobrol-ngobrol aja," kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (20/10).

Disebutkannya, kedatangan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri ke rumah Ahmad Yani dalam rangka meminta klarifikasi terkait kasus ujaran kebencian dan penghasutan terkait demo menolak Undang-undang Cipta Kerja yang menjerat sejumlah petinggi KAMI lainnya.

Argo mengatakan, ketika didatangi penyidik, Ahmad Yani telah menyatakan kesiapannya untuk diperiksa. Kekinian, penyidik pun masih menunggu kehadiran yang bersangkutan.

"Jadi yang bersangkutan akan memberi keterangan hari ini, sekarang sedang kami tunggu," jelas Argo lagi.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga