AHY Jadi Ketum Demokrat Sebuah Regenerasi Baik

Agus Harimurti Yudhoyono
Agus Harimurti Yudhoyono

Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) resmi terpilih menggantikan sang ayah Susilo Bambang Yudhoyono menjadi Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat periode 2020-2025 melalui Kongres V yang digelar di Jakarta pada Minggu (15/3/2020).

Jakarta, Akuratnews.com - Terpilihnya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi Ketua Umum Partai Demokrat menggantikan ayahnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menurut Direktur Eksekutif Indonesia Political Studies Alfarisi Thalib merupakan kuda-kuda SBY dan Langkah Cermat Partai Demokrat.

Selain itu menurut Alfarisi hal tersebut menunjukkan masih kuatnya pengaruh SBY. Dia juga mengatakan jika ini menjadi
regenerasi yang baik dan langkah yang tepat untuk Partai Demokrat.

"Walaupun secara prosedural AHY melewati tahapan pencalonan dengan mengikuti aturan main seperti melampirkan formulir pendaftaran calon ketua umum, dan memperoleh dukungan 93 persen suara dari DPD maupun DPC, kemudian keputusan diambil setelah sidang paripurna melakukan verifikasi dan menyatakan AHY memenuhi
persyaratan menjadi ketua umum. Akan tetapi itu hanyalah formalitas semata, sebab jauh hari AHY telah dipersiapkan secara apik oleh SBY dan mengkondisikan panggung serta jabatan di dalam kepartaian untuk putranya. Sehingga terpilihnya AHY secara aklamasi bukan sesuatu yang mengagetkan melainkan hanya sebuah kuda-kuda yang tepat untuk SBY." papar Alfarisi Thalib di Jakarta, Minggu (15/3/2020).

Alfarisi menjelaskan jika momentum itu sebenarnya tidak ada yang istimewa dalam proses suksesi kali ini.

"Apalagi dilakukan secara sangat singkat, cepat dan dalam kondisi kesehatan nasional yang buruk. Walaupun demikian, secara pribadi memilih AHY sebagai Ketum Partai Demokrat sangatlah cermat di tengah kondisi partai yang mengalami stagnasi politik." lanjut Alfarisi.

Sementara terkait figur AHY, Alfarisi mengatakan jika AHY cukup diperhitungkan sebagai simbol pemimpin muda.

"Dia indikator kaum milenial, sosol yang santun, cerdas, dan tegas dapat menjadi magnet baru bagi kader-kader partai dan energi baru bagi partai secara kelembagaan. Sejak tampilnya AHY di atas panggung politik di bawah bendera Demokrat telah banyak merubah citra Partai ini sebagai partai milenial dan partai anak muda, hal ini memberi dampak yang sangat positif dan meningkatkan kepercayaan diri yang tinggi bagi kader-kader di daerah serta perolehan suara partai di hari-hari mendatang." imbuhnya lagi.

Alfarisi berharap dengan dipilihnya AHY, Partai Demokrat dapat menunjukkan cara berpolitik akal sehat, yang tidak hanya fokus meraih kekuasaan semata tetapi menjadi laboratorium demokrasi di Indonesia dan rumah aspirasi bagi segenap kepentingan dan aspirasi rakyat secara
universal.

Penulis: Alamsyah

Baca Juga