Dongkrak Potensi Industri dan Destinasi Wisata Busana Muslim Nasional

Ajang MOFP 2021 Hasilkan Tiga Juara Wirausaha Fashion Muslim Baru

AKURATNEWS - Malam Inagurasi Modest Fashion Project (MOFP) 2021 yang merupakan acara puncak Kompetisi MOFP 2021 digelar Sabtu (25/9)

Ajang MOFP ini sendiri merupakan kompetisi desain dan konsep bisnis fashion muslim yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA), Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sejak 2018. Tahun ini, Inagurasi atau puncak kegiatan MOFP 2021 dilaksanakan secara hybrid dengan agenda penjurian grand final, penampilan karya masterpiece para desainer MOFP tahun sebelumnya, sekaligus pengumuman pemenang MOFP 2021.

Terpilih sebagai Juara Pertama adalah Auke Kurnia, Ida Fahmi sebagai Juara Kedua dan Indra Syahri sebagai Juara Ketiga. Sementara, Salsabilla Izzatin terpilih sebaga juara favorit.

"Saya harap finalis dan pemenag MOFP ini bisa menjadi desainer fashion yang dapat berkarya di kancah dunia mempromosikan dan memajukan potensi industri fashion muslim nasional yang kelak menjadi destinasi industri fashion muslim dunia," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal (Dirjen) IKMA Kemenperin, Ir Reni Yanita, MSi usai acara.

Dikatakan Reni lagi, Kemenperin akan terus berkomitmen mengembangkan industri fashion muslim nasional ini.

“Seluruh peserta yang dinyatakan lolos sebagai finalis 20 besar kompetisi MOFP berhak mendapatkan program pembinaan dari Ditjen IKMA selama dua tahun berupa coaching start up IKM fashion muslim dan berbagai kegiatan pembinaan lainnya,” lanjut Reni .

Menurut Reni, kompetisi MOFP ini menjadi wadah dan panggung kepada desainer muda agar mampu menjadi wirausaha fashion muslim yang memiliki daya saing. Peran desainer sangat penting dalam menentukan arah tren serta pengembangan inovasi baru dalam pengembangan produk fashion muslim di Indonesia.

“Sudah banyak desainer maupun brand fashion Indonesia yang mendunia, dan saya harap finalis MOFP bisa menjadi desainer fashion yang juga dapat berkarya di kancah dunia mempromosikan dan memajukan potensi industri dan destinasi wisata fashion muslim nasional,” papar Reni.

Saat ini, kontribusi industri tekstil dan pakaian jadi terhadap PDB industri pengolahan non migas 2020 sebesar 6,76 persen. Pada Triwulan II 2021, sektor ini kembali menunjukkan kontribusi positif sebesar 6,03 persen.

“Berdasarkan data Pusdatin Kemenperin, nilai ekspor industri tekstil dan pakaian jadi sepanjang tahun 2020 mencapai US$10,62 miliar, dan pada periode Januari-Juli 2021 ekspor sektor ini mencapai US$6,93 miliar,” beber Reni.

Sementara itu, mengenai pertumbuhan industri fashion muslim dunia, The State Global Islamic Ecomony (SGIE) Report 2020/2021 melaporkan proyeksi konsumsi fashion muslim dunia pada 2024 akan mencapai US$311 miliar. Sedangkan konsumsi fashion muslim Indonesia pada tahun 2019 adalah senilai US$16 miliar, atau terbesar kelima di dunia setelah Iran, Turki, Saudi Arabia dan Pakistan.

“Hal ini menunjukkan bahwa peluang pasar fashion muslim global maupun domestik masih sangat besar dan harus dimanfaatkan oleh industri fashion muslim Indonesia,” tandas Reni.

Tak hanya itu, Indonesia juga rupanya menduduki peringkat ketiga sebagai negara yang mengembangkan fashion muslim terbaik di dunia setelah Uni Emirat Arab dan Turki. Dengan beragam pembinaan dan dukungan terhadap industri fashion muslim tanah air, Reni optimistis Indonesia dapat menjadi salah satu pusat fashion muslim dunia.

Reni juga berharap kompetisi MOFP dapat menjadi ajang memperluas pengalaman, jejaring, wawasan, serta ilmu bagi desainer fashion muslim tanah air.

Juara pertama MOFP 2021, Auke Kurnia yang sudah meraup omset per bulan Rp50 juta dari bisnis fashionnya ini mengatakan, usai menjadi juara ajang ini, dirinya akan serius merambah industri fashion muslim.

"Juga menambah kemampuan marketing. Saya sendiri merasa masih kurang, jadi saya akan berusaha untuk belajar lebih banyak lagi," ujar dara asal Surabaya ini.

Selamat untuk para pemenang, semoga bisa semakin mewarnai industri fashion muslim tanah air.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga