Akhirnya! BLT Rp300 Ribu Bagi Warga DKI Jakarta Cair Lagi

Jakarta, Akuratnews.com - Warga DKI Jakarta penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) sebesar Rp300 ribu bisa bernafas lega.

Ya.. BST ini akhirnya cair, Jumat (12/3). Penerima bansos yang sudah memegang ATM Bank DKI bisa langsung mengambilnya di ATM Bank DKI terdekat.

BST yang cair hari ini adalah BST tahap kedua atau yang seharusnya cair pada Februari kemarin. Sedangkan BST tahap ketiga akan dicairkan pada akhir pekan bulan Maret.

"Untuk pencairan tahap ketiga akan dilakukan di akhir bulan Maret setelah penyelesaian transfer dana Tahap kedua. Insya Allah tidak bergeser waktunya," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Premi Lasari, pekan lalu.

Seharusnya, BST tahap kedua dicairkan pada Februari lalu. Namun Dinsos DKI sedang memperbarui data penerima BST, sehingga pencairannya terlambat.

Nantinya, warga yang sudah menerima BST tahap pertama tapi ternyata tidak sesuai ketentuan, akan dihapus sebagai penerima BST. Sehingga tidak bisa lagi menerima BST tahap selanjutnya.

"Adanya perubahan data itu yang membuat pencairan BST tahap kedua baru dapat dilakukan pada bulan Maret, disusul dengan pencairan tahap ketiga," ujar Premi.

Kemudian ada juga warga yang belum mendapatkan BST tahap pertama, namun lewat usulan baru bisa mendapatkan BST di bulan Maret.

"Penerima manfaat usulan baru tersebut akan memperoleh bantuan di bulan Maret 2021 dengan penjadwalan undangan pendistribusian kartu BST yang dibagikan Bank DKI," terang Premi.

Kabar akan cairnya BST tahap kedua dan ketiga ini memang sudah dinanti para penerimanya.

"Cairnya kapan ya bang, denger-denger sih tanggal 15 bulan ini," tanya Cecep, warga Asem Baris, Tebet, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Cecep pun kini sedikit bisa bernafas lega. Pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai penjaga keamanan ini bisa terbantu kebutuhannya yang terimbas pandemi Covid-19.

Untuk diketahui, BST ini diberikan bagi masyarakat yang ber-KTP DKI Jakarta dan merupakan keluarga penerima bantuan sosial sembako tahun 2020.

Bantuan yang tadinya berupa sembako, diganti menjadi tunai setelah Menteri Sosial saat itu, Juliari Batubara, terjerat korupsi bansos.

Daftar penerima BST juga merupakan hasil pembaruan dan pemadanan data dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi DKI Jakarta.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga