Akses Jalan Membuka Harapan Baru Meraih Mimpi

Lebak. Akuratnews - Tuntutlah ilmu sampai ke negeri China adalah ungkapan bahwa pendidikan adalah hal yang penting bagi generasi muda, bukan saja yang ada di kota, tapi juga anak-anak yang ada di desa.

Namun, satu tahun yang lalu, mimpi itu hanya harapan semu bagi anak-anak usia sekolah menengah pertama yang tinggal di desa Pematang Desa Pasindangan, Kabupaten Lebak, Banten.

Pasalnya, akibat akses jalan yang sulit dan jauh ditempuh, beberapa siswa SMP warga kampung Pematang terpaksa harus putus sekolah.

"Kesulitan akses jalan yang harus ditempuh menuju sekolah yang berjarak sekitar 8 kilometer membuat siswa kesulitan, saat ini hanya ada satu siswa yang bersekolah di SMPN 1 Cileles," kata Sukirman (43) salah satu warga kampung Pematang saat ditemui Akuratnews saat berkunjung ke Desa Pasindangan, Lebak, Banten. Sabtu (12/10).

Dikatakan Sukirman, anak-anak harus menempuh jalan setapak menembus kebun karet untuk sampai ke sekolah.

"Untuk mencari bekal ilmu, anak-anak harus berangkat dari rumah pagi-pagi sekali, lewat kampung Kadubana menuju ke SMP Negeri 1 Cileles yang ada di desa Cikareo selama 1 jam," ungkapnya.

Saat ini, dengan dibukanya akses jalan oleh TNI dari Kodim 0603/Lebak dari Desa Cipadang ke Desa Pasindangan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), masyarakat termasuk siswa sekolah lebih mudah melakukan aktifitas.

"Dengan adanya pembukaan akses jalan saat ini, sangat memudahkan kami mengirim hasil panen dan perekonomian masyarakat meningkat, selain itu, diharapkan nantinya anak-anak kampung Pematang, desa Pasindangan kecamatan Cileles bisa bersekolah di SMPN 1Cileles karena tidak lagi kesulitan menuju sekolah," ungkap Sukirman.

SASARAN UTAMA TMMD

Komandan Komando Resor Militer 064/Maulana Yusuf Kolonel Inf Windiyatno mengatakan, sasaran utama kegiatan TMMD ke 106 di wilayah Kodim 0603/ Lebak meliputi pengerjaan fisik serta fasilitas sosial.

"Sasaran utamanya pengerjaan pembukaan dan perkerasan jalan sepanjang 7 kilometer dan lebar 8 meter menghubungkan Desa Cipadang dan Desa Pasindangan," kata Danrem 064/Maulana Yusuf Kolonel Inf Windiyatno.

Dikatakan Danrem, pembukaan jalan yang ada menghubungkan Desa Cipadang ke Desa Pasindangan adalah hasil evaluasi dari survei sebelum pelaksanaan TMMD.

"Sudah berdasar evaluasi, mulai dari Pandeglang, Serang kemudian Lebak, mana yang lebih utama, ternyata disini (Desa Cipadang), ada salah satu kampung yang terisolir, banyak anak sekolah yang ke sekolah harus menembus hutan karet dan melingkarnya terlalu jauh, sehinga kami putuskan untuk melaksanakan TMMD ke 106 disini," ungkap Danrem.

TNI DAN RAKYAT MANUNGGAL

Sementara itu, Komandan Kodim 0603/Lebak Letkol Kav. Yudha Setiawan menegaskan, bahwa kemanunggalan TNI bersama rakyat harus tetap di jaga dan dipelihara dalam upaya meningkatkan perekonomian warga dan menjaga keutuhan NKRI.

"Kami mengucapkan terimakasih serta memberikan apresiasi terhadap warga Desa Cipadang dan Desa Pasindangan yang antusias dan bersemangat setiap hari gotong royong bersama personel Satgas TMMD mengerjakan sasaran fisik, hal ini adalah sebagai bukti nyata bahwa TNI dengan rakyat manunggal," ungkap Dandim 0603/Lebak

Kegiatan program TMMD ke 106 Kodim 0603/Lebak di Desa Cipadang dan Desa Pasindangan Kecamatan Cileles, Lebak Banten digelar selama 30 hari, pada pelaksanaannya kegiatan tersebut melibatkan sekitar 205 personel gabungan yang terdiri dari TNI/Polri, Kementerian dan masyarakat.

Pelaksanakan kegiatan dibagi dua sesi, fisik dan non fisik diantaranya, membuka akses jalan bagi masyarakat dengan lebar 8 meter dan panjang 7 kilometer, pengerjaan siring, pembuatan gorong-gorong, sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih, renovasi rumah bagi warga yang rumahnya tidak layak huni serta merehabilitasi rumah ibadah.

Sementara pelaksanaan kegiatan non fisik meliputi memberikan beragam pelayanan dan penyuluhan diantaranya pelayanan kesehatan, pelayanan implan Keluarga Berencana (KB) dan pelayanan pembuatan E-KTP, selain itu digelar pula penyuluhan kesehatan, kamtibmas dan pemerintahan bagi masyarakat Desa.

Sebelumnya, Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2019 dengan tema "Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan untuk Kesejahteraan Rakyat" merupakan salah satu program terpadu lintas sektoral yang melibatkan TNI, Polri, kementerian dan lembaga pemerintah maupun nonpemerintah dan dilaksanakan tiga kali dalam setahun dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (dk/akuratnews)

Penulis:

Baca Juga