Aksi Mahasiswa di Depan Istana Dibubarkan Aparat Kepolisian

Jakarta, Akuratnews.com - Aksi unjukrasa mahasiswa dalam rangka evaluasi 3 tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, yang digelar sejak Jumat (20/10/17) siang kemarin, hingga larut malam, di depan Istana Negara, Jakarta, berbuntut penahanan 12 aktivis mahasiswa.

Himbauan yang disampaikan oleh Aparat kepolisian agar Mahasiswa segera membubarkan diri tidak di hiraukan.

"Atas nama Undang undang saya Kapolres Jakarta Pusat menghimbau menyampaikan pendapat di muka umum di nyatakan selesai kita sudah memberikan toleranai waktu saya himbau rekan rekan membubarkan diri." Tegas Kombes Pol Suyudi.

Tetapi mereka justru tetap terus melakukan aksi dengan bersolawat dan melakukan yel-yel serta tetap berharap agar Presiden Joko Widodo. bisa menemui mereka.

Karena sampai dengan hampir tengah malam mereka tetap bertahan maka selanjutnya Pihak Kepolisian melakukan pembubaran paksa aksi tersebut dan pada saat pembubaran paksa Mahasiswa diamankan sekitar 12 Mahasiswa yang melakukan oleh Polda Metro Jaya.

Adapun Mahasiswa yang di amankan oleh Pihak Kepolisian diantara nya M. Yogi Ali Khaedar (Mahasiswa IPB), Ardi Sutrisbi (Mahasiswa IPB), Aditya Putra Gumes (Mahasiswa Universitas Riau), Gustriana (mahasiswa UNTIRTA), Taufik, (Mahasiswa Brawijaya), Muhammad Wadik, ( Mahasiswa Brawijaya), Susilo ( Mahasiswa IPB), Muhammad Yahya Sifahudin, (Mahasiswa IPB), Rifki Abdul Jabar, ( Mahasiswa ANALIS KIMIA Bogor), Ramdani (Mahasiswa Universitas Pakuan), M. Golbi Darwis (Mahasiswa IPB), Fauzan Arindra ( STEI TAZKIA Sentul).

Selanjutnya mereka yang diamankan di bawa ke Polda Metro Jaya untuk di mintai keterangan lebih lanjut. (Jewe)

Penulis:

Baca Juga