Koalisi Partai Lokal di Aceh

AKSIRA Sambut Baik Bersatunya Partai PA dan PNA

Sekretaris DPD Aksi Kesetiakawanan Sosial Indonesia Raya (AKSIRA) Aceh, Chaidir. (Foto dok. Akuratnews.com).

Langsa, Akuratnews.com - Sekretaris DPD Aksi Kesetiakawanan Sosial Indonesia Raya (AKSIRA) Aceh, Chaidir memberi apresiasi dan menyambut baik bersatunya partai besutan mantan Kombatan GAM partai PA dan PNA. Menurut dia, Ini merupakan harapan rakyat Aceh, menyatunya Partai PA dan PNA.

"Kita berharap menyatunya PA dan PNA bukan hanya di dalam politik. kita juga berharap tidak ada lagi sekat dan perbedaan dan kepentingan kelompok antara PA dan PNA untuk kemajuan Aceh ke depan. Mari kita sambung kembali tali persaudaraan yang pernah rengang agar kita kuatkan kembali menjadi satu," imbau Chaidir.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan koalisi ini menjadi koalisi yang permanen. "Di dalam koalisi parlemen Aceh, Alhamdulillah sudah terbentuk koalisi Aceh bersama jilid 2 dimana didalamnya ada Partai PA, PNA dan SIRA untuk partai lokal. Sedangkan partai Nasional ada Gerindra, PAN, PKS dan PKPI." Terang dia.

Chaidir berharap, bukan tidak mungkin di Pilkada akan datang PA sebagai Cagub dan PNA sebagai Wagub, begitu juga sebaliknya.

"Harapan besar kami, kombatan GAM dapat bersatu kembali, bergandeng tangan dan bahu membahu untuk memperjuangkan Aceh yang maju dan sejahtera seperti apa yang dicita-citakan Allahuyarham wali Nanggroe Teungku Hasan Ditiro," katanya.

Chaidir mengajak semua pihak untuk sama-sama melupakan segala perbedaan yang pernah terjadi di masa lalu, baik perbedaan maupun singgungan-singgungan kecil. Karena banyak agenda strategis yang sudah menanti kerja ke depan, salah satunya adalah isi perjanjian yang tertuang dalam MoU Helsinki yang belum sepenuhnya terealisasi oleh pemerintah pusat.

"UUPA yang masih banyak kekurangan dalam pelaksanaannya. Kebersamaan Partai lokal menjadi satu, kecuali Partai PDA, akan menjadi kekuatan politik yang cukup besar di bumi Serambi Mekah, dan menjadi tantangan bagi partai nasional nantinya baik di pilkada 2022 maupun pemilu 2024," tandas Chaidir.*

Baca Juga