Unras Kembali Menggema di Sinjai

Aliansi Hijau Hitam Desak Kejaksaan Percepat Penyidikan Dugaan Korupsi di PDAM

Massa Aliansi Hijau Hitam menggelar aksi unjuk rasa di Perempatan Jalan Jenderal Sudirman-Bhayangkara (Taman Tappekkong), Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. /Ashari/AKURATNEWS
Massa Aliansi Hijau Hitam menggelar aksi unjuk rasa di Perempatan Jalan Jenderal Sudirman-Bhayangkara (Taman Tappekkong), Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. /Ashari/AKURATNEWS

AKURATNEWS - Aksi unjuk rasa (Unras), mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mengusut dugaan kasus korupsi, kembali menggema di Bumi Panrita Kitta (sebutan Kabupaten Sinjai), Sulawesi Selatan, Kamis (3/6/2021).

Kali ini datang dari puluhan mahasiswa dan pemuda yang bergabung dalam Aliansi Hijau Hitam.

Mereka dengan lantang meneriakkan aspirasinya, meminta pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai untuk mengusut tuntas secepatnya kasus dugaan tindak pidana korupsi dana hibah yang dikelolah PDAM Sinjai.

Dari titik aksi yang berlangsung di Perempatan Jalan Jenderal Sudirman-Bhayangkara (Taman Tappekkong), Kecamatan Sinjai Utara, kemudian peserta aksi bergeser di depan Kantor Kejari Sinjai, yang dikawal ketat Kepolisian Resor Sinjai.

"Dugaan kasus korupsi dana hibah Rp8 milyar di PDAM Sinjai pada 2017 hingga 2019, harus diusut tuntas. Untuk itu kami mendesak Kejari Sinjai mempercepat proses penyidikannya dan menetapkan tersangkanya," tegas Jenlap Aliansi Hijau Hitam, Arfah dalam orasinya.

Aliansi Hijau Hitam kata Arfah, meminta pihak Kejari untuk menegakkan hukum sesuai dengan aturan yang ada, tanpa mengandalkan golongan dan mengedepankan profesionalisme.

“Olehnya itu, kami mendukung Kejari mengusut tuntas semua kasus korupsi, demi tercapainya keadilan. Kami juga berkomitmen mengawal dugaan kasus korupsi di PDAM Sinjai ini sampai selesai," pungkasnya.

Sementara Kepala Kejari Sinjai, Ajie Prasetya yang dikonfirmasi AKURATNEWS sebelumnya mengaku sedang mendalami kasus-kasus korupsi dan segera akan dituntaskan.

"Kejari Sinjai akan bekerja secara maksimal dan profesional. Hingga saat ini, Kejari Sinjai masih mendalami dan melakukan proses penyidikan perkara Rumah Susun (Rusun), dan PDAM Sinjai," ungkapnya.***

Penulis: Ashari

Baca Juga