Ambil Puluhan Kilo Sabu dari Medan, Holil CS Dibayar Hingga Hampir Rp1 M

AKURATNEWS - Terdakwa Holil Bin Bagonh dan Dedy Irawan alias Ambon, kurir Narkoba dengan barang bukti 8 Kg, kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Surabaya, dengan agenda pemeriksaan terdakwa. Rabu (23/6)

Dalam keterangannya dihadapan majelis Hakim, Holis cs mengaku mendapat perintah dari Rubai alias Brekele rekannya (Holil) saat menjadi pelaku Curanmor dan sempat bersama sama mendekam di Polres Lamongan.

"Saya diperintah Brekele untuk berangkat ke Medan, mengambil barang (Sabu), sampainya disana kami terlebih dahulu menginap di Hotel," ungkap terdakwa Holil.

Disinggung keterlibatan dua rekannya yakni Moch Ariyansah adik dari Dedy Ariawan alias Ambon dan M. Rusli (berkas terpisah), Holil mengungkapkan keduanya berperan sebagai pengawal dalam perjalanan.

"Mereka tidak tahu yang mulia, hanya mengawal dalam perjalanan, jadi kalau didepan ada operasi mereka memberitahu kami," tambahnya.

Baca Juga : Jadi Kurir Sabu, Mantan Pelaku Curanmor Terancam Hukuman Mati

Terdakwa Holil mengungkapkan, untuk mengambil sabu di Pinggir Tol Kualanamu, Medan, dirinya juga diperintah oleh Rubai alias Brekele.

"Kami tidak kenal yang mulia, hanya disuruh menunggu di jalan dan ada yang mendatangi dengan sandi Baju baru," ungkapnya lebih lanjut.

Saat ditanya jumlah upah yang diterima, terdakwa Holil mengaku mendapat Rp 20 juta dalam 1 kilogram nya dengan total keseluruhan sebesar Rp 760 juta selama tiga kali pengambilan.

"Pertama 20 kg, kedua 10 kg dan terakhir 8 kg. Dan upahnya dibagi dua yang mulia belum termasuk dipotong biaya transportasi," beber Holil.

Disingggung apakah dirinya pernah ditangkap sebelumnya, terdakwa Holil tidak menampiknya." Pernah yang mulia, tapi perkara lain (Curanmor)," pungkasnya.

Sementara terdakwa Dedy Irawan alias Ambon, Moh. Ariyansa dan M. Rusli saat ditanya terkait keterangan terdakwa Holil, membenarkan." Iya yang mulia, benar," ucap ketiganya.

Seperti diketahui, keempat terdakwa (Holil CS, red) ini ditangkap Anggota Satreskoba Polrestabes Surabaya di Jambi, sesaat mengisi BBM, dalam penggeledahan, petugas mendapatkan barang bukti sabu seberat 8,38 kg yang disimpan di jok tengah dibawah tumpukan Durian.

Penulis:

Baca Juga