Anak di Bawah Umur Babak Belur Ditangan Pria Bertato

Muna, Akuratnews.com -  Kekerasan terhadap anak di bawah umur terjadi di Kaupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra). Kali ini korabannya pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Adalah AF (13) seorang pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) terbaring tak sadarkan diri di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Muna setelah sebelumnya dihajar oleh Novirandi Gunawan (28) warga Kecamatan Batalaiworu, Kabupaten Muna, Senin malam 22 Maret 2021, sekira pukul 19.00 WITA.

Ibu kandung korban, YN mengungkapkan kejadian yang menimpa anak sulungnya. Saat itu AF dminta keluar rumah membeli gorengan untuk nenek tercinta namun beberapa lama kemudian, alangkah terkejutnya YN mendengar kabar dari kerabat kalau anak sulungnya  berada tak sadarkan diri di IGD RSUD Muna akibat dipukuli pria bertato.

"Kasihan anakku, dia tidak tahu apa-apa kenapa dipukuli seperti ini, sampe keluar kencing, saya sebagai orang tuanya tak terima anakku diperlukan begini," kata YN saat ditemui awak media di RSUD Muna, Selasa (23/3).

Menurut pengakuan MS (saksi) yang berada di tempat kejadian, mengatakan saat itu dirinya sedang berkendara melintasi jalan Lumba-lumba namun karena pandangannya tertuju kepada kerumunan warga maka ia menghampirinya.

"Waktu saya berhenti, itu anak (korban) sudah terbaring dan kondisinya memprihatinkan, pelaku sempat berdalih bahwa dirinya tidak bersalah, tapi saya bilang tidak usah cari benar salahnya baiknya kita antar ini anak di rumah sakit," tutur MS pada awak media.

Selanjutnya oleh saran MS, pelaku diminta untuk membonceng korban menuju RSUD Muna.

"Jadi saya yang minta itu pelaku membawa korban ke rumah sakit, lalu kemudian pelaku dijemput di rumah sakit oleh polisi," sambung MS.

Kejadian pemukulan tersebut kini tengah ditangani oleh Kepolisian Sektor Katobu (Polsek Katobu).

Saat ini pria bertato itu, berada dibalik jeruji Polsek Katobu untuk menjalani proses pemeriksaan. Dirinya menyesali atas perbuatan yang telah dilakukan.

Akibat perbuatannya, anak usia 13 tahun harus dirawat di RSUD dengan menahan rasa sakit lebam didada dan wajah.

Kepala Kepolisian Sektor Katobu (KaPolsek Katobu) IPTU Darul Aqsa membenarkan jika pihaknnya telah menahan pelaku.

"Pelaku kita ambil saat berada di IGD RSUD Muna lalu sudah kami amankan dan lakukan penahanan di Mapolsek Katobu," kata Darul Aqsa.

Penulis: Novrizal R Topa
Editor: Redaksi

Baca Juga