oleh

Anang Hermansyah Mundur dari LSP

Jakarta, Akuratnews.com – Anggota Komisi X DPR RI sekaligus inisiator Rancangan Undang-Undang (RUU) Permusikan, Anang Hermansyah memastikan mundur dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Hal itu diakui Anang membuat istrinya Ashanty dan anak-anaknya bahagia.

Ini dilakukan menyusul buntut dari RUU Permusikan yang membuat banyak pihak salah paham terhadapnya, terlebih salah satu poin di draf RUU itu menyebutkan adanya sertifikasi yang harus ditanda tangani olehnya, karena kedudukannya sebagai Dewan Pengarah LSP terkait bidang musik.

“Dalam peristiwa tadi dewan pengarah di LSP, di peristiwa ini terus terang saya sudah ajukan pengunduran diri kepada organisasi, yang sekarang (suratnya) lagi di godok, sekarang terus terang Ashanty gembira dan anak-anak gembira,” ujar Anang dalam Konferensi Pers di Restoran Munik, Jalan Matraman, Jakarta Timur, Senin (11/2/2019).

Anang mengatakan sejak RUU ini bergulir ke publik banyak sentimen dan komentar negatif dari berbagai pihak kepadanya dan hal itu diakui membuat istri dan anaknya bersedih dan juga kaget.

Namun disisi lain, ia paham betul ini bagian proses aspirasi musisi yang memang lahir dari berbagai lapisan dan harus didengar.

“Musisi kita dari berbagai lapisan, dan saya sebagai anggota parlemen sebagai bagian dari ini bagi saya tugas, ini menarik apapun yang terjadi ini bagaikan perjuangan. Memang yang dirumah lihat Ashanty dan anak-anak begitu kaget,” timpal Anang.

Sadar akan tugasnya, pelantun ‘Kau yang Memilih Aku’ itu tak ingin berlarut-larut dan akan tetap sabar serta mengawal naskah dan draf yang menurut dia penting ini, hingga di ketuk menjadi perundangan-undangan, agar musik Indonesia lebih baik khususnya di kancah internasional.

“Dibanding ini (masalah perasan keluarga), menyelesaikan masalah yang lebih penting, yaitu soal permusikan itu lebih penting, sabar saja, Insya Allah cepat selesai,” tukasnya.

Selebihnya Anang membenarkan, bahwa ada beberapa hal yang harus diperbaiki atau direvisi dari draf tersebut yang memang sebagian masih banyak memiliki kesalahan, yang justru akan berdampak buruk kedepannya. (Red)

Loading...

Komentar

News Feed