Ancam Penggal Kepala Jokowi, Hermawan Terancam Hukuman Mati

Jakarta. Akuratnews - Pemuda bernama Hermawan Susanto yang menyampaikan ancaman terhadap Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dimuka umum saat aksi unjuk rasa di depan kantor Bawaslu pada Jumat (10/5) dikenakan pasal berlapis.

"Dijerat dengan Pasal 27 ayat 4 junto pasal 45 ayat 1 UU RI no 19 tahun 2016 perubahan atas UU RI no 11 tahun 2008 tentang ITE dan pasal 104 KUHP yang ancaman hukumannya maksimal hukuman mati atau penjara 20 tahun," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta. Minggu (12/5).

Saat dilakukan penangkapan oleh Subdit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Polda Metro Jaya pada di Minggu (12/5) di Perumahan Metro, Parung, Bogor, Jawa Barat, Hermawan Susanto mengakui semua perbuatannya dan beralasan itu hanya emosi saja.

Sejak Sabtu (11/5) sebenarnya polisi sudah mengawasi rumah Hermawan Susanto yang berada dikawasan Palmerah, Jakarta Barat, namun Hermawan Susanto diduga berusaha bersembunyi dirumah kerabatnya, namun polisi dengan cepat meringkus di Parung, Bogor.

Sebelumnya, sebuah Video yang menayangkan Hermawan Susanto melontarkan ancaman akan memenggal kepala Presiden Joko Widodo menjadi viral di media sosial, video yang diketahui diambil pada aksi unjuk rasa pendukung Prabowo Subianto itu dilakukan didepan kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Jumat (10/5) lalu.

Akibat dari viralnya video tersebut, sejumlah pendukung Jokowi yang tergabung Jokowi Mania melaporkan Hermawan Susanto dan wanita yang membuat, menyebarkan video ke Polda Metro Jaya. (dk/akuratnews)

Penulis:

Baca Juga