oleh

Anda Sulit Kredit karena Daftar Hitam BI Checking? Ini Solusinya

Jakarta, Akuratnews.com – Setelah mengetahui soal BI checking sekarang kita harus mengetahui soal konsekuensi dari buruknya BI checking.

Wajib sobat anda tahu, jika kita sudah masuk di skala 5, maka biasanya nasabah dimasukkan dalam daftar hitam (black list). Artinya, kalian akan sulit untuk mendapatkan fasilitas kredit kembali baik dari bank yang bersangkutan atau bank lain setidaknya selama 24 bulan ke depan.

Memang secara otomatis, status riwayat kredit seseorang yang masuk dalam black list akan terhapus dengan sendirinya setelah 24 bulan. Selama kurun waktu tersebut, orang yang bersangkutan tidak bisa memperoleh fasilitas kredit dari bank.

Bagaimana cara menghapus itu? Jika terlalu lama menunggu waktu 24 bulan. Kalian bisa menggunakan langkah berikut;

Buka website Bank Indonesia

Mengakses website Bank Indonesia yang beralamat di www.bi.go.id. Pilih menu Moneter kemudian klik opsi Permintaan IDI Historis. Pada halaman Biro Informasi Kredit, klik link formulir pada bagian Mengisi formulir yang disediakan.

Isi formulir

Baca teliti setiap kolom yang harus anda isi, pastikan tidak salah data. Kemudian setelah terisi, kalian bisa berlanjut dengan klik tombol Kirim Form.

Jika formulir terkirim, muncul notifikasi yang menginformasikan bahwa pengambilan IDI Historis menunggu konfirmasi dari Bank Indonesia melalui email. Biasanya, konfirmasi dari Bank Indonesia akan dikirim by email kurang lebih 4 hari hingga seminggu.

Jika kalian sudah menerima konfirmasi dari Bank Indonesia, maka sebagai debitur kalian wajib melunasi utang kalian. Jika sudah lunas jangan lupa minta tanda bukti pelunasannya pada bank yang memberikan fasilitas kredit.

Datanglah ke Bank Indonesia dengan pakaian rapih. Dan jangan lupa untuk membawa print-out balasan email dari Bank Indonesia tentang status riwayat kredit.

Anda tingga menjelaskan maksud dan tujuan anda kepada petugas. Nah setelah diurus semua maka riwayat black list anda akan terhapus. Dan anda pun bisa kredit lagi deh.

Komentar

News Feed