Paling Vokal

Anggota BPD Dilapor Balik, Mendadak Berubah Sikap

Gedung Polindes dan Kantor Bumdes yang dibangun Pemerintah Desa (Pemdes) Sruni. (Wachid Yulianto)

Sidoarjo, akuratnews.com - Usai dipanggil pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo, satu dari tiga anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sruni, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo yang melaporkan dugaan penyimpangan proyek pembangunan gedung Polindes dan kantor Bumdes senilai ratusan juta rupiah, mendadak berubah sikap.

Hal itu terungkap dari pengakuan seorang warga Sruni, Khamid, yang kebetulan putrinya bekerja menjadi perangkat Desa Sruni pada Akuratnews.com, Selasa (27/8/2019).

"Ketiga anggota BPD, yakni Mansur, Pujo dan Supar, dikenal kontra dengan Kades Sruni, Saiful Imaduddin selama ini, sempat dipanggil pihak kejaksaan beberapa waktu lalu, guna mengklarifikasi pelaporan mereka soal dugaan penyimpangan proyek pembangunan gedung Polindes dan kantor Bumdes. Entah, karena apa, tahu-tahu tak sepatah kata pun terucap dari mulut mereka saat keluar dari ruangan jaksa," aku Khamid.

Selang beberapa hari setelah pemanggilan kejaksaan tersebut, sambungnya, seorang anggota BPD paling vokal, Mansur, gara-gara mendengar kabar dirinya mau dilaporkan balik, mendadak sikapnya berubah. Dia mendatangi Kades Saiful dan meminta maaf padanya.

"Ya, dia (Mansur) datang ke kantor desa, mohon-mohon dan minta maaf pada Kades Saiful, karena takut dilaporkan balik," katanya.

Penulis: Wachid Yulianto
Editor:Hengki. L

Baca Juga