Atasi Masalah Sampah Di Medan

Anggota DPRD Medan : Perda No.6 Tahun 2015 Tentang Sampah Harus Diterapkan

Medan, Akuratnews.com - Untuk terwujudnya Medan Rumah Kita, Peraturan Daerah (Perda) No 6 tahun 2015 sudah seharusnya sudah diterapkan sebagaimana mestinya oleh Pemerintahan Kota Medan.

Sebagai ibukota Provinsi dan kota metropolitan, persoalan penanganan sampah di kota Medan selalu menjadi masalah. Beberapa titik baik berada dikawasan kota maupun pinggiran kota Medan tumpukan sampah masih terlihat, bahkan hingga beberapa hari tumpukan sampah tersebut tidak terangkut oleh petugas dari dinas terkait.

Salah seorang anggota DPRD Kota Medan 2014-2019 dari Partai Hanura Drs H Hendra DS saat dimintai tanggapannya kembali mengingatkan dan berharap persoalan sampah yang masih menjadi permasalahan di kota Medan agar dapat segera dituntaskan mengingat Perda tentang sampah ini sudah ada.

"Peraturan Daerah (Perda) No 6 tahun 2015 sudah ada, karena itu diharapkan agar dapat diterapkan sebagaimana mestinya oleh Pemerintahan Kota Medan" ungkap Hendra DS kepada Akuratnews.com di Medan, Senin (9/9/2019).

Dijelaskannya, dalam Perda itu, diatur ketentuan pidana untuk perorangan, kalau buang sampah sembarangan kena denda Rp 10 juta dan kurungan 3 bulan. Sementara untuk badan usaha, didenda Rp 50 juta dan tahanan 6 bulan.

"Harapan kita Perda tersebut diterapkan agar bisa lingkungan bersih sesuai dengan keinginan kita semua," katanya.

Menurut Hendra, denda yang cukup besar harus dikenakan. Kalau tidak dijaga, ia tidak yakin apakah Medan bisa membaik.

"Kapan Medan akan maju kalau tidak dipaksa dengan Perda. Kalau Perda itu tidak ditegakkan, masyarakat tidak akan berubah dan sesuka mereka saja, tidak ada kesadaran membuang sampah pada tempatnya apalagi ke sungai," jelasnya.

Sebagai anggota DPRD Medan terpilih yang akan duduk lagi pada periode 2019-2024, Hendra DS mengatakan pihaknya nanti akan terus berkoordinasi dengan Dinas Kebersihan dan Pertamanan kota Medan mengenai hal ini.

"Masyarakat masih membuang sampah sembarangan dan ke sungai, maka Perda tersebut harus ditegakkan," ulangnya.

Hendra juga mengingatkan, sebelum dilaksanakan harus disosialisasikan kepada masyarakat terkait Perda dimaksud. Sarana dan prasarana untuk tempat pembuangan sampah juga harus segera disediakan pemko Medan di setiap kelurahan dan lingkungan, minimal tempat pengumpulan sampah sementara ada di setiap kelurahan.

"Baru penerapannya agar bisa dilakukan dengan baik. Harus ada interaksi dengan pihak kejaksaan dan kepolisian" pungkasnya.

Baca Juga