Anggota Komisi I DPR RI Sukamta Kecam Penembakan Aktivis Hukum Pembela Rohingya

Jakarta, Akuratnews.com - Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengecam aksi penembakan terhadap aktivis pembela Rohingnya Ko Ni hingga tewas di Bandara Internasional Yangon, Myanmar pada Minggu (29/1/2017).

Ko Ni ditembak saat baru saja mengunjungi Indonesia bersama rombongan Menteri Informasi Myanmar, Pe Myint. Mereka juga sempat mengunjungi Ambon untuk memelajari bagaimana menangani konflik komunal.

“Sebelum ada keterangan resmi dari Pemerintah Myanmar atas insiden ini, saya tidak ingin berspekulasi. Yang saya dengar pelaku penembakan mantan tentara Myanmar yang telah disersi berpangkat kapten dan berstatus sebagai narapidana. Tentu hal ini cukup aneh mengingat statusnya sebagai narapidana,” jelas Sukamta di gedung DPR, Rabu (1/2/2017) .

Sukamta berharap Pemerintah Myanmar dapat secara cepat mengungkap kasus penembakan ini.

“Saya juga berharap kasus penembakan aktivis hukum pembela minoritas Rohingya ini untuk menjadi perhatian dunia Internasional. Sudah sejak lama kita mendengar banyak tekanan dialami para aktivis kemanusiaan di negeri tersebut,” jelasnya.

Sukamta mendorong ini didasarkan atas persoalan pelanggaran HAM dan tragedi kemanusiaan yang perlu diberikan perhatian.

“Saya kira tidak ada niatan kita mencampuri urusan dalam negeri Myanmar. Persoalan kemanusiaan bersifat universal, apalagi ini menyangkut dugaan genosida minoritas Rohingya,” tutur Sukamta.

Atas kejadian ini, Sukamta berharap pihak Keduataan Besar RI di Myamar juga lebih meningkatkan perhatian dan keamanan warga negara RI di sana, khususnya para relawan kemanusiaan yang terlibat dalam upaya membantu meringankan derita etnis Rohingya di Myanmar. (Syarif)

Penulis:

Baca Juga