Innalillahi Wa Innailaihi Rojiun

Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

Jakarta, Akuratnews.com - Setelah tiga hari dirawat di intensive care unit (ICU) National University Hospital Singapura. Ibu Negara RI 2004-2014 Ani Yudhoyono menghembuskan nafas terakhir.

Live streaming dari TV One mengabarkan Ani Yudhoyono meninggal pada pukul 11:50. Seperti diketahui Ani Yudhoyono telah dirawat sejak Februari 2019. Mantan Ibu Negara ini melakukan Kemoterapi cycle 2 tanggal 22 Maret 2019.

Juru Bicara Partai Demokrat Imelda Sari mengonfirmasi, Ani Yudhoyono telah berpulang di UHS. Saat ini dirinya masih berada di bawah rumah sakit bersama keluarga besar Yudhoyono.

"Kami memohon doa untuk mendapat kekuatan batin untuk menghadapi takdir Tuhan," kata Imelda pada Sabtu (1/6/2019).

Ani pertama kali dirawat karena kanker darah pada 2 Februari 2019. Selama menjalani pengobatan, Ani selalu didampingi oleh SBY. Anak dan menantunya pun silih berganti menjaga Ani.

Sebelum dinyatakan meninggal, Ani sudah beberapa kali menjalani tindakan medis, salah satunya transplantasi sumsum tulang belakang yang didonorkan oleh adiknya, yakni Pramono Edhie Wibowo. Namun, operasi tersebut tidak memberi pengaruh yang signifikan terhadap kesembuhan Ani. Bahkan, Ani sempat mendapat perawatan intensif di ICU beberapa hari usai operasi.

Selain keluarga, dukungan bagi Ani juga datang dari sejumlah pihak, salah satunya dari Presiden Joko Widodo. Selain menjenguk langsung, Jokowi dikabarkan telah memerintahkan dokter kepresidenan berkoordinasi dengan dokter NUH untuk menangani Ani.

Sejumlah tokoh nasional juga tercatat pernah menjenguk Ani di Singapura, seperti Jusuf Kalla, Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, Sinta Nuriyah, Boediono, Khofifah Indar Parawansa, Anies Baswedan, Syafruddin, Agus Martowardojo, Sri Mulyani, Mahfud MD, hingga Dahlan Iskan.

Ani meninggal di usia 66 tahun. Perempuan kelahiran Yogyakarta ini merupakan putri dari mantan Panglima RPKAD Letnan Jenderal purnawirawan Sarwo Edhie Wibowo. Ani sempat menempuh pendidikan sebagai mahasiswi kedokteran Universitas Kristen Indonesia sebelum mengundurkan diri karena mengikuti ayahnya bertugas sebagai Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan.

Dalam karir politik, Ani tercatat pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum DPP Demokrat.

Penulis: Redaksi

Baca Juga