Aniaya Kekasihnya, DJ Hanafi Divonis 1 Tahun Penjara

DJ Hanafi

AKURATNEWS  - Hanafi, terdakwa penganiayaan terhadap Indra Kurniawati, hanya terdiam saat mendengarkan putusan majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (25/7/22).

Dalam sidang yang di gelar di Ruang Candra tersebut, Ketua majelis hakim, Ni Made Purnami, memvonisnya 1 tahun penjara atas penganiayaan yang dilakukannnya terhadap Indra, yang merupakan kekasihnya itu.

Pada amar putusannya Hakim Ni Made Purnami menyatakan, bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana penganiayaan, sebagaimana diatur dalam pasal 351 ayat (1) KUHP.

"Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani serta  dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Menetapkan supaya terdakwa tetap dalam tahanan,"kata Ni Made.

Putusan hakim terhadap pria yang bekerja sebagai Disc Jockey (DJ) tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU, Hasan Efendi yang menuntutnya dengan pidana penjara 1 tahun dan 6 bulan.

Perlu diketahui, kasus ini bermula pada hari Sabtu (5/3/22) lalu, terdakwa Hanafi bersama temannya minum-minuman keras di Studio Musik di daerah Rungkut, Surabaya. Kemudian terdakwa menjemput saksi korban Indra Kurniawati di tempat kerjanya di Cafe Phoenix Jalan Kenjeran Surabaya. Namun saat itu Indra tengah bersama pria lain.

Melihat sang kekasih bersama laki-laki lain yang tidak dikenalnya, terdakwa tebakar api cemburu. Setibanya  di tempat kosnya, di Jalan Tambak Laban, Hanafih marah-marah kepada Indra.

Sempat terjadi pertengkaran antara keduanya, karena tidak bisa menahan emosinya, terdakwa memukul saksi korban Indra dibagian mata sebelah kiri. Belum puas memukul korbannya, terdakwa Hanafi kemudian menendang korban berkali-kali di bagian kepala sampai kakinya.

Akibat penganiayaan tersebut, saksi korban Indra mengalami luka lebam pada bagian mata sebelah kiri, dan merasakan sakit disekujur tubuh mulai dari kepala sampai dengan kakinya. Indra juga mengalami luka gores pada pipi sebelah kiri, bibir mulut atas sebelah tengah bibir mulut bawah sebelah tengah yang dapat disebabkan oleh persentuhan dengan benda tajam.

Tidak terima karena dianiaya, Indra Kurniawati melapor ke Polsek Semampir, Surabaya. Yang kemudian kasus tersebut berakhir di meja hijau.

Penulis:

Baca Juga