Antis Dipalsukan, Enesis Group Bertindak Tegas

AKURATNEWS - Polres Metro Jakarta Timur beberapa waktu lalu melakukan penggerebekan di Ciputat, Tangerang Selatan dan mengamankan barang bukti pemalsuan serta pengedaran Antis palsu.

Ini dilakukan sesuai laporan Enesis Group sebagai produsen Antis Hand Sanitizer.

Head of Public Relations Enesis Group, Elkana Lewerissa mengatakan dalam laporan polisi no 486/K/III/2021/RESTROJAKTIM di tanggal, 25 Maret 2021, awalnya tim CS Enesis menerima informasi dari konsumen yang meragukan keaslian Antis yang dibeli di e-commerce. Pihaknya kemudian memeriksa e-commerce tersebut dan memeriksa kandungan Antis yang diedarkan.

"Hasil uji lab tim Quality Control dan Research & Development Enesis Group menunjukkan terdapat perbedaan kandungan dengan Antis yang diproduksi oleh PT Herlina Indah. Berdasarkan hasil tersebut bersama tim legal kami menindaklanjuti ke pihak kepolisian," jelas Elkana dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu 16 Juni 2021.

Elkana mengatakan pihaknya sangat menyayangkan tindakan ini karena tidak hanya merugikan perusahaan namun juga konsumen.

Tidak diketahui pula kandungan dalam produk palsu tersebut aman atau tidak, jadi pihaknya melaporkan ke polisi untuk melindungi konsumen.

Kolase Antis Palsu dan Tersangka  Pasangan Suami Istri

Sebagai informasi, Antis merupakan salah satu produk Enesis Group untuk membersihkan tangan, berbasis alkohol 70% yang efektif membunuh 99% kuman dalam waktu 4 detik. Produk ini telah memenuhi standarisasi Kemenkes sejak 1999 dan diakui sebagai Top Brand No.1 di Indonesia untuk kategori cairan antiseptik pembersih tangan.

Adapun pelaku yang mengedarkan Antis palsu tersebut adalah pasangan suami istri berinisial BD dan FY.

BD mengalami PHK dan mengaku melihat peluang penjualan hand sanitizer sehingga melakukan pemalsuan tersebut.

Mereka berdua pun menyatakan permintaan maaf dan menyesali perbuatannya kepada Enesis Group serta akan mengganti rugi atas tindakan yang dilakukan.

"Ini konsekuensi dari tindakan kami dan kami mengaku salah dan berharap ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat untuk tidak melakukan perbuatan seperti ini. Kami merasa jera dan malu, apalagi kami punya anak dan keluarga, amit-amit mereka tahu perbuatan kami ini," Ujar BD.

Elkana mengharapkan masyarakat bisa lebih teliti saat membeli produk dan jangan ragu melaporkan hal yang dianggap tak wajar ke hotline CS Enesis Group atau media sosial Enesis Group.

Produk Enesis Group pun dapat dibeli melalui official store di e-commerce, maupun di toko offline seperti Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Lotte Mart dan lainnya.***

Penulis: Redaksi

Baca Juga