Antisipasi Bentrok Manggarai vs Menteng Tenggulun, 13 Warga Digaruk Tim Gabungan

13 warga diamankan Tim Gabungan TNI/Polri plus Satpol PP Jakarta Selatan karena terindikasi terlibat dalam tawuran antar warga Manggarai versus Menteng Tenggulun. 5 orang diantaranya diduga terlibat Narkoba. (Foto dok. Akuratnews.com)

Jakarta, Akuratnews.com - Bentrok antar warga Manggarai versus Menteng Tenggulun terus berulang dalam setahun ini dengan tingkat serangan yang kian membahayakan, tidak saja bagi kedua kubu yang berperang, tetapi juga bagi pengguna jalan. Dalam video yang beredar, penggunaan bom molotov di sepanjang rel kereta api juga jalan raya, tampak mengerikan.

Merespon tawuran warga yang kian membahayakan, Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama SIK Jumat pagi tadi (6/9/19) didampingi Komandan Kodim 0504/Jakarta Selatan, Kolonel Arh Toni Aris Setyawan SE, menggelar Operasi Cipta Kondisi pasca tawuran kemarin.

Puluhan personil gabungan dari Polres dan Kodim Kodim 0504 berserta Satpol PP dan unsur lainnya, memasuki pemukiman Warga Jalan Bakti (Magazen) Manggarai untuk men-sweeping pelaku tawuran.

Aparat gabungan berhasil mengamankan 13 Orang warga. Mereka terindikasi terlibat tawuran dan Narkoba, dengan perincian, 5 orang terduga pelaku Narkoba dan 8 orang terduga pelaku Tawuran. Ke 13 warga yang di"garuk" Tim Gabungan tersebut dibawa ke Mapolres Jakarta Selatan untuk dilakukan pengembangan..

"Pemeriksaan terhadap warga dilakukan guna mengantisipasi bentrokan antara warga Manggarai dan Menteng Tenggulun." Ujar Kapolres Jakarta dalam siaran pers-nya.

Menurut Kapolres, efek dari tawuran tersebut, selain mengganggu aktifitas warga juga mengganggu perekonomian terutama jalur Kereta Api. Kapolres berharap, para tokoh masyarakat bisa meredam gejolak yang ada di lingkungan masing- masing.

Sementara, untuk pelaku tawuran dan narkoba, penangkapan mereka berdasar bukti rekaman yang beredar di medsos serta informasi dari warga. (*)

Penulis: Angga
Editor: Hugeng Widodo

Baca Juga