Antisipasi Maraknya Ujaran Kebencian di Media Sosial, Bawaslu Bentuk Tim Khusus

Jakarta, Akuratnews.com - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Abhan mengantisipasi maraknya ujaran kebencian di media sosial di Pileg dan Pilpres 2019 mendatang. Ada tim khusus yang memantau media sosial untuk melakukan penindakan

“Ada (yang pantau khusus). Media sosial ini kan banyak yang digunakan. Bisa positif bisa negatif bagaimana menyikapi ujaran kebencian, hoaks di medsos. Kami tak bisa pungkiri pemberitaan atau media yang dimiliki partai-partai politik akan berpotensi menyiarkan berita tak berimbang," Kata Abhan saat ditemui acara Komitmen bersama Komisi Yudisial dengan Mitra dalam Rangka Mewujudkan Peradilan yang Jujur dan Adil, di Auditorium Komisi Yudisial, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Senin (27/08/2018)

Pihaknya juga telah bekerja sama dengan platform media sosial seperti Facebook, Twitter, dan Instagram untuk menindak dan mencegah terjadinya kampanye hitam atau SARA.

Selain bekerja sama dengan platform media sosial, Bawaslu turut menggandeng Menkominfo dan Polri dalam menindak penyebar kampanye hitam (black campaign).

Jika ditemukan konten yang melakukan pelanggaran. kata Abhan, pihaknya akan take down atau melakukan penutupan akun tersebut.

“Saat Pilkada kemarin, ada sekitar 90 yang kami take down. Kalau kemudian subjeknya jelas siapa, kami berikan ke ranah kepolisian di cyber crime,” jelasnya. (Yud)

Penulis:

Baca Juga