Aplikasi Berbasis Android Sebagai Sistem Informasi Pariwisata di Malang Raya

Aplikasi Berbasis Android
Aplikasi Berbasis Android

AKURATNEWS - Pariwisata merupakan bidang yang penting bagi suatu daerah sehingga dapat menunjang sektor lain, khususnya sektor ekonomi.

Namun, di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sekarang ini, bidang pariwisata kurang berkontribusi dalam sektor ekonomi.

Hal ini disebabkan sektor telekomunikasi dan sektor teknologi yang berkembang pesat tidak dimanfaatkan secara maksimal pada bidang pariwisata.

Akibatnya, bidang pariwisata tidak dapat bersaing di dunia internasional dan tidak diketahui oleh wisatawan asing bahkan wisatawan lokal itu sendiri.

Wilayah Malang Raya berada di provinsi Jawa Timur yang merupakan gabungan dari tiga wilayah yaitu Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu dengan total luas wilayah Malang Raya 3.984,047 km2 diantaranya luas Kota Malang adalah 252,10 km2, luas Kabupaten Malang adalah 3.534,86 km2, dan luas Kota Batu adalah 197,087 km2.

Kota Malang adalah pusat wilayah Malang Raya dimana Kota Batu terletak di sebelah barat laut Kota Malang, sedangkan Kabupaten Malang terletak di sebelah timur, barat, selatan dan utara Kota Malang serta sebelah timur, barat dan selatan Kota Batu.

Wilayah Malang Raya memiliki potensi yang baik di bidang pariwisata. Terbagi menjadi wisata agro, wisata air, wisata edukasi, wisata gunung, wisata religi, wisata pantai, dan wisata sejarah untuk dikunjungi, namun tempat-tempat tersebut belum banyak diketahui oleh wisatawan khususnya wisatawan asing.

Menurut data Malang Kompas, jumlah wisatawan mancanegara di Kota Malang pada tahun 2018 sebanyak 4.809.386 orang sedangkan pada tahun 2019 jumlah wisatawan mancanegara sebanyak 5.170.523 orang.

Peningkatan ini masih tergolong rendah, dan jauh dari target yang diharapkan. Di Kabupaten Malang, Pemerintah Kabupaten Malang sudah mendata ada 23 pantai yang tercatat di Dinas Pariwisata Kabupaten Malang, dan masih banyak pantai yang belum terdata.

Sedangkan, di Kota Batu menurut Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batu jumlah wisatawan asing yang ke Kota Batu rata-rata hanya 10.000 orang per tahun padahal target yang diharapkan 18.000 orang pertahun.

Seiring dengan berkembangnya sektor telekomunikasi, dan sektor teknologi, kebutuhan akan informasi yang dapat diakses dengan mudah, dan cepat semakin meningkat.

Smartphone merupakan salah satu teknologi yang sering digunakan oleh pengguna android untuk mengakses informasi yang dibutuhkan.

Penyampaian informasi yang lengkap, dan penggunaan yang simple dapat memudahkan wisatawan untuk mengetahui lebih detail mengenai lokasi wisata yang akan dituju.

Berdasarkan masalah dia atas maka diperlukan aplikasi android yang bernama “TtM (Trip to Malang)”.

Aplikasi ini menyediakan berbagai macam fitur seperti rute menuju lokasi,medan yang akan ditempuh selama perjalanan, info mengenai titik-titik rawan, dan info lain mengenai destinasi wisata yang akan dituju.

Aplikasi ini juga di desain sedemikian rupa sehingga menarik saat dilihat dan mudah diakses untuk berbagai kalangan usia.

Bahasa tampilan yang digunakan dalam aplikasi ini tentunya bahasa internasional yaitu Bahasa Inggris agar wisatawan asing memahami setiap informasi yang didapat serta Bahasa Indonesia sebagai bahasa induk Negara Indonesia.

Hasil dari pembuatan aplikasi ini dapat membantu pengguna aplikasi dalam berwisata yang aman dan nyaman, serta memperkenalkan pariwisata yang ada di wilayah Malang Raya secara Internasional.***

Baca Juga