Arcandra Tahar Nilai Politik Jadi Kendala Kembangkan Sektor Pertambangan

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar

Jakarta, Akuratnews.com - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengungkapkan politik menjadi satu kendala dalam mengembangkan serta mengelola sektor pertambangan.

"Persoalan pertama, engineering dan teknologi. Kedua, masalah komersial. Ketiga, masalah politik. Tapi yang terjadi sekarang, kita lebih berputar di sisi yang ketiga, politik," ujar Arcandra di Hotel Darmawangsa, Jakarta, Rabu (1/3/17).

Menurut Arcandra, hal tersebut diamatinya setelah beberapa bulan berada di Kementerian ESDM. Namun, Dia yakin masalah masalah tersebut dapat diselesaikan apabila semua pihak dapat menyatukan keinginan untuk memajukan dunia pertambangan.

"Setelah beberapa bulan di kementerian, ternyata kita punya banyak masalah. Sehingga saya berpikir dari mana mulai memperbaikinya, kalau kita mampu," ujar Arcandra.

"Persoalan ini tidak bisa diselesaikan dengan satu kementerian saja. Tidak bisa eksekutif saja. Harus legislatif dan yudikatif juga," ungkapnya.

Arcandra menilai Indonesia memiliki sumberdaya alam yang sangat melimpah. Bahkan, apabila dikelola dengan baik dan benar sangat mampu untuk meningkatkan kemakmuran rakyat.

"Kemana sih arah pengelolaan SDA kita ini. Founding fathers jelas sekali, pasal 33, bumi, air, segala isinya dimanfaatkan negara. Digunakan untuk kemakmuran rakyat. Kita harus punya kesepahaman, SDA dikuasai negara, nantinya dikelola agar kebermanfaatannya sebesarnya untuk kemakmuran," ungkap Arcandra. (Aulia)

Penulis:

Baca Juga