Areng Widodo, Sang ‘Syair Kehidupan’ Ini Tutup Usia

Jakarta, Akuratnews.com - Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Musisi senior Areng Widodo meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, sekitar pukul 19:30 WIB, Kamis (31/10).

"Innanillahi wainnaillahi rojiun telah berpulang ke Rahmatullah sahabat kita ARENG WIDODO malam ini. Semoga Almarhum Husnul Khotimah. Kami sekeluarga turut berduka yg sedalam dalamnya. Semoga keluarga yg ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran," tulis pesan Whatsapp grup, Kamis (31/10) malam.

Kepastian mengenai meninggalnya Areng Widodo juga disampaikan pengamat musik Bens Leo dan Stanley Tulung.

"Ya benar, Areng Widodo meninggal malam ini," ujar Bens Leo.

"Meninggal dunia di RSPG Cisarua sekitar pukul 19:30," ujar Stanley Tulung.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kabar akan dimakamkan dimana musisi yang belakangan ini dirawat di RS Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo, Cisarua, Bogor ini.

Areng Widodo sendiri adalah musisi belakang layar yang dikenal melalui karya-karyanya. Ia dikenal sebagai pencipta lagu musisi-musisi papan atas, salah satunya adalah lagu 'Syair Kehidupan' yang dipopulerkan Achmad Albar.

Sebagai pencipta lagu, musisi kelahiran Salatiga 69 tahun lalu ini sudah lama malang melintang di dunia kesenian. Ia pernah tergabung dalam Bengkel Teater WS Rendra di Yogyakarta, lalu menjadi orang di belakang layar yang banyak menanggani lagu dan album dari penyanyi-penyanyi tersohor seperti Nicky Astria.

Dari tangannya dan Ian Antono terciptakan lagu 'Jarum Neraka' (1985) yang kelak mendongkrak nama lady rocker Nicky Astria.

Ia juga penulis lagu 'Jam' dan bersama Yockie Suryoprayogo menulis lagu 'Bebas Lepas', dua lagu yang juga dipopulerkan Nicky Astria dalam album Gersang (1987).

Karier musiknya sebagai orang di belakang layar juga dimantapkan dengan menjadi penata musik film, namanya bahkan sering dinominasikan sebagai penata musik terbaik Festival Film Indonesia, seperti 'Malioboro' (1989), 'Jangan Renggut Cintaku' (1990), 'Lagu untuk Seruni' (1991) dan 'Boss Carmad' (1991).

Kini, bakat bermusiknya turun pada sang anak, Holly Caesar. Holly pun sempat lolos di babak audisi Indonesian Idol 2019.

Penulis: Rianz
Editor:Ahmad Ahyar

Baca Juga