ASN Staf DPRD Polman, Dapat Pembekalan Komunikasi Dari Dosen FIKOM Univ. Budi Luhur

Dosen Fikom Universitas Budi Luhur, saat memberikan materi terkait Ilmu Komunikasi kepada para staf Sekretariat DPRD Poliwali Mandar, Sulawesi Selatan.

Jakarta, Akuratnews.com - Demi meningkatkan layanan di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Poliwari Mandar (Polman), Sulawesi Selatan, Staf Aparatur Sipil Negara (ASN) Sekretariat DPRD Kabupaten Polman, mendapat pembekalan atau peningkatan pengetahuan bagaimana berkomunikasi yang baik serta tata peraturan yang perlu diambil terkait dengan fungsi dan tugas dalam mendampingi kinerja para anggota dewan di daerah.

Terkait dengan komunikasi, para staf DPRD Polman, mendapat pembekalan dari pemateri Linda Islami, yang juga dosen tetap Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Budi Luhur. Dalam penyampaiannya di awal pembekalan, Linda menyapa para staf untuk mencairkan suasana sesuai dengan kebutuhan apa yang akan terjadi di lapangan saat memberikan layanan.

Linda menyampaikan bagaimana komunikasi menjadi hal yang sangat penting dalam pelayanan, khususnya bagi mereka yang bertugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menjadi sensitif, saat komunikasi yang disampaikan tidak nyambung dan tidak dimengerti oleh orang yang dilayani.

"Sikap adalah segalanya. Kata-kata dan sikap sangatlah ampuh untuk menciptakan persepsi dan opini bagi yang dilayani. Untuk itu persepsi dan opini yang terbentuk seharusnya adalah persepsi yang positif," ujarnya.

Terkait perkataan, Linda menyarankan, agar menghindari kata-kata yang akan menjadi masalah. Seperti halnya kata-kata sindiran, kasar dan semacamnya.

"Hindari kata-kata sindiran, menyalahkan costumer, rekan kerja, hingga kata-kata kasar. Dengarkan secara cermat dan ucapkan terima kasih jika pelayanan sudah dilakukan," sarannya.

Linda menambahkan, kemampuan menciptakan komunikasi yang informatif dan efektif sangat menentukan penilaian performance seorang pelayanan publik. Untuk itu, kesediaan memberikan perhatian yang sangat menyentuh namun tidak berlebihan, akan sangat berkesan dalam ingatan pelanggan.

"Hubungan bisnis yang hangat dan profesional harus tetap terbuka dan terpelihara secara berkesinambungan," ungkapnya.

Sementara itu Ketua DPRD Polman, Ir. Fariduddin Wahid, mrngatakan pihaknya sebagai anggota dewan dan wakil rakyat di daerah memahami bagaimana keberadaan staf ASN menjadi bagian yang tak terpisahkan dari berjalannya roda tugas dari masing-masing anggota.

"Jadi kita simbiosis mutualisme, saling memberikan dukungan satu sama lain. Tugas-tugas kedewanan yang ada, itu mesti disupport sepenuhnya oleh kawan-kawan kita yang ada di sekretariat DPRD. Karenanya untuk bisa mendampingi tugas dewan secara maksimal, maka pengetahuan dari seluruh ASN yang ada, perlu diperbaharui. Senantiasa di-upgrade, sehingga kita juga di dalam mengemban amanah melaksanakan tugas-tugas dapat maksimal," terangnya, kepada redaksi akuratnews.com, di Hotel Horison, Jakarta Barat, (19/7).

Sementara itu, Direktur Eksekutif Pusat Pengembangan Kapasitas Aparatur dan Parlemen Indonesia Ridwan Daali, SE, menjelaskan selaku lembaga pelatihan yang terhimpun dalam Asosiasi tentunya berharap bagaimana para peserta khususnya para staf Sekretariat DPRD kabupaten Polman, dapat memahami peran dan fungsinya di sekretariat dalam menunjang kinerja anggota DPRD.

"Narasumber yang ada, tentunya berkompeten di bidangnya. Semoga seluruh materi yang diberikan dapat bermanfaat dan saat kembali di daerah dapat di implementasikan khususnya di kabupaten Polman," imbuhnya.

Dalam bimbingan kali ini, para ASN yang mengikuti bimbingan berjumlah 23 orang yang terdiri dari para Kabag dan Kasubag di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Polman Sulsel. Selain ilmu komunikasi yang diberikan, dalam pembekalan kali ini juga turut diberikan materi-materi terkait regulasi dan protokoler Kemendagri yang harus dijalankan oleh para staf DPRD.

Penulis:

Baca Juga