ASN Tidak Netral, Sumarsono : Di Jakarta Ada Terlibat Besok Saya Berhentikan

Jakarta, Akuratnews.com - Pelaksana Tugas gubernur DKI Jakarta sementara Sumarsono menegaskan akan mencopot jabatan aparatur sipil negara apabila tidak netral dalam menjalankan tugas khususnya dalam Pilkada nanti.

Menurutnya, dengan jabatan yang sekarang. Ia berhak mencopot ASN yang tidak netral.

"Pake PLT bisa, kepala daerah punya kewenangan namanya pembinaan kepegawaian. Bupati dan  gubernur," ujarnya di KPU Pusat, Jalan Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (7/2/17).

Dirinya yakin, Ia punya kuasa penuh untuk mencopot ASN yang berpihak atau tidak netral dalam Pilkada. Pasalnya, semua kepegawaian dibawah Kemendagri.

"Di Jakarta ada terlibat besok saya berhentikan," tegasnya.

"Enggak ada, pembina kepagawaian itu dibawah  Kemendagri," lanjutnya.

Ia menambahkan, jika ada pengawasan di Bawaslu.  bawaslu mengatakan ini salah langsung diberi sanksi. Namun, sanksi yang diberikan tergantung besar dan kecilnya kesalahan.

Untuk hukuman sendiri, lanjut dia,  lebih tegas lagi mau penurunan pangkat bahkan sampai pemberhentian diberlakukan cuma saja mekanismenya butuh backup dari hasil pengawalan dari bawaslu dan KPU itu jadi bukti.

"Kita tak bisa menindak sendiri tanpa konteks Pilkada harus ada bukti Bawaslu itu yang pertama supaya ada keseragaman dalam tindakan sanksi kepada ASN," pungkasnya. (Fajar)

Penulis:

Baca Juga