Awas! Gadget Bisa Hambat Bakat dan Kreativitas Anak

Jakarta, Akuratnews.com - Penggunaan gadget berlebihan yang belakangan ini melanda anak-anak milenial dipastikan akan menghambat bakat dan kreativitas sang anak sendiri.

"Gadget bisa bikin anak fokus pada satu hal saja dan banyak lupa akan kehidupan sosialnya. Anak akan lebih banyak mengurung diri atau menyendiri. Bisa merusak juga gelombang otak, karena gelombang elektromagnetik itu mampu merusak gelombang otak," ujar Frans Lepong, Direktur Utama Golden Inti Dinamika di sela-sela Seminar Guru Cerdas, Orangtua Bijak di Jakarta, Rabu (1/5).

Agar anak tak kecanduan gadget, tahap awal yang bisa dilakukan orangtua adalah mendiskusikan untung ruginya penggunaan gadget bersama sang anak.

"Lalu ada komitmen penggunaan gadget antara anak dan orangtua. Tapi orangtua juga jangan melepas anaknya untuk bebas main gadget di akhir minggu, karena akhir minggu itu panjang. Tetap ada komitmen penggunaannya. 30 menit misalnya," lanjut Frans.

Pria yang juga seorang motivator ini juga menyarankan agar akhir pekan dipergunakan anak untuk kegiatan lain di luar gadget seperti olahraga, bermain di luar yang mampu meningkatkan bakat, minat dan kreativitas anak.

Dalam seminar ini juga dihadirkan pianis Ananda Sukarlan yang berusaha memberikan motivasi bagi orangtua dan guru yang memiliki anak atau murid berkebutuhan khusus seperti dirinya.

"Jangan malu punya anak yang kelihatan agak aneh atau sampai pada batas autis. Dibalik kekurangannya, akan ada kelebihan," papar Ananda yang juga mengidap Asperger Syndrom ini.

Untuk diketahui, Asperger Syndrom ini adalah gangguan perkembangan yang mempengaruhi kemampuan untuk bersosialisasi dan berkomunikasi secara efektif. Dan Ananda mengaku jika ia awalnya memang sulit bersosialisasi dengan dunia luar dan fokus pada musik.

"Orang dengan syndrom ini biasanya hanya akan fokus di satu sisi saja. Syndrom ini bukan bakat, tapi kami bisa berkontribusi di luar pikiran mainstream," ujar Ananda.

Dalam waktu dekat, ia akan berkomunikasi dengan Presiden Jokowi untuk membicarakan potensi para pengidap Asperger Syndrom ini.

"Mereka banyak yang punya potensi bagus tapi tak pernah terdengar namanya. Di dunia ini tercatat nama Bill Gates, Leonel Messi dan Alan Turing. Mereka punya Asperger Syndrom tapi potensi mereka luar biasa," pungkasnya.

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga