Awas! Penimbun Masker Bisa Kena Penjara Lima Tahun

Jakarta, Akuratnews.com - Usai diumumkannya dua WNI positif virus Corona oleh pemerintah, berbondong-bondonglah masyarakat di tanah air mencari masker. Harga masker pun tiba-tiba melambung tinggi dan cenderung sulit dicari di pasaran.

Hal ini diduga salah satunya karena ada aksi borong masker oleh sejumlah kalangan yang ingin mencari keuntungan dibalik merebaknya kasus virus Corona ini.

"Awas, ancaman pidana penjara lima tahun dan atau dikenakan denda Rp50 miliar bagi pihak yang menimbun masker terkait pencegahan virus Corona ini," tegas pengamat hukum dan sosial, Kan Hiung di Jakarta, Rabu (4/3).

Sejumlah penimbun masker ini memang sudah diamankan oleh pihak kepolisian. Polda Metro Jaya misalnya, mereka telah mengungkap pelaku penimbunan masker di daerah Cakung Cilincing, Jakarta Utara.

Saat penggerebekan, polisi mengamankan 600 kardus berisi 30.000 masker siap edar. Dalam sehari mereka bisa mendapat keuntungan Rp200 hingga Rp250 juta.

"Mereka bisa ditindak berdasarkan Pasal 107 UU RI Nomor 7 Tahun 2014 Tentang Perdagangan," ujar Kan.

Pasal ini lanjut Kan, menyatakan, pelaku usaha yang menyimpan barang kebutuhan pokok dan atau barang penting dalam jumlah dan waktu tertentu pada saat terjadi kelangkaan barang, gejolak harga, dan atau hambatan lalu lintas perdagangan barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan atau pidana denda paling banyak Rp50 miliar.

Penulis: Rianz
Editor:Redaksi

Baca Juga