oleh

Bambang Soesatyo: Pemberian Grasi ke Antasari Tak Perlu Diperdebatkan

Jakarta, Akuratnews.com – Ketua Komisi III DPR Bambang Soesatyo mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang mengabulkan permohonan grasi mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar.

“Publik harus melihat dan mendalami lagi sejarah persidangan Antasari Azhar, dan bagaimana Antasari tanpa kenal lelah berjuang meyakinkan masyarakat bahwa dirinya tidak bersalah dalam kasus pembunuhan Nasrudin Zulkarnain pada 2009,” kata Bambang dalam keterangan tertulis yang diterima Akuratnews.com, Jumat (27/1/2017).

Menurut politisi yang akrab disapa Bamsoet itu, sebagai mantan pejabat tinggi negara dengan jabatan terakhirnya Ketua KPK, sangat wajar jika Jokowi memperhatikan perjuangan Antasari memulihkan harkat dan martabatnya. Apalagi, Antasari selalu berjuang dalam koridor dan mekanisme hukum.

Bambang pun mengingatkan, bahwa beberapa tahun lalu, Presiden RI bahkan pernah memberi perhatian pada upaya seorang terpidana kasus narkoba untuk mendapatkan grasi. Grasi kepada terpidana kasus narkoba itu sempat dikabulkan, walapun kemudian dikoreksi.

“Ketika mantan Ketua KPK Antasari Azhar mengatakan dirinya tidak bersalah dalam kasus pembunuhan itu, maka sangatlah wajar jika Presiden Joko Widodo harus menyimak dan mempelajari pengakuan tersebut,” tegas Bambang.

Politisi senior Partai Golkar itu menegaskan, grasi yang diberikan oleh Presiden RI ke -7  kepada mantan Ketua KPK itu sebaiknya memiliki alasan kuat.

“Tak perlu diperdebatkan, karena Presiden hanya menggunakan hak konstitusional,” kata mantan Ketua DPR RI itu. (Ahyar)

Loading...

Komentar

News Feed