Bandung Barat Coba Terang Tanpa Uang Negara

Bandung Barat, Akuratnews.com - Punya program yang sinergis dengan program pemerintah pusat, Kabupaten Bandung Barat yang punya jargon Bandung Barat Ca'ang, mulai mewujudkannya.

Salah satunya lewat pembangunan 1.000 titik lampu penerangan jalan umum (PJU) di Kabupaten Bandung Barat.

Program ini ditandai dengan peletakan batu pertama pilot project program Indonesia Terang oleh Bupati Bandung Barat, Aa Umbara di Desa Puncaksari, Kecamatan Sindangkerta, Bandung Barat, Jumat (22/3).

"Agar Bandung Barat dengan Ca'ang-nya dan Indonesia Terang-nya cepat terwujud di Kabupaten Bandung Barat," ucap Aa Umbara dalam sambutannya.

Program Indonesia Terang (PIT) yang menggunakan tenaga surya ini dijalankan oleh Lembaga Pengembangan CSR Indonesia (LPCI).

"Pemasangan 1.000 titik PJU ini merupakan program CSR dari perusahaan nasional dan multinasional yang dihimpun LPCI. Dipasang secara bertahap selama lima tahun. Untuk dua tahun pertama akan terpasang 500 titik ," jelas Aa Umbara.

Pemasangan 1.000 titik PJU ini, lanjut Umbara, menunjukkan bahwa pembangunan di daerah tak hanya mengandalkan APBD saja.

"Bisa juga CSR seperti yang dihimpun LPCI ini. Malah, 120 rutilahu sudah diperbaiki selama kepemimpinan saya dengan anggaran CSR yang digunakan mencapai Rp 3 miliar,," ungkapnya.

PJU dengan menggunakan energi solar cell atau energi matahari, rencananya akan dipasang di seluruh wilayah Bandung Barat. Prioritasnya di selatan yang masih minim lampu penerangan jalan.

Ketua Umum LPCI, Teten Indra mengatakan, pemasangan PJU yang dibiayai dari program CSR baru dilaksanakan di delapan provinsi. Khusus Jawa Barat, selain Bandung Barat juga Kabupaten Garut.

"Mengenai titik pemasangan diserahkan penuh kepada daerah yang lebih tahu lokasi mana saja yang membutuhkan penerangan," kata Teten.

Ditambahkannya, konsep membangun negara tanpa uang negara bisa dilakukan dengan menerapkan kebersamaan lewat azas gotong royong mulai dari pusat sampai daerah.

"Semoga LPCI bisa selalu hadir membawa berkah bagi rakyat, tentu lewat kerjasama dengan seluruh stakeholder dengan pemerintah," pungkas Teten.

Penulis: Rianz

Baca Juga