Banjir Cengkareng Bikin Pria Ini Layangkan Surat Terbuka Bagi Anies Baswedan

Jakarta, Akuratnews.com - Hujan besar yang turun di Jakarta pada Selasa (2/4) membuat beberapa wilayah di Jakarta kebanjiran.

Salah satunya di wilayah Cengkareng, tepatnya di putaran depan SPBU Cengkareng Timur, Jakarta Barat.

Banjir yang sempat membuat banyak pengendara kendaraan bermotor mogok ini membuat warga di sekitar wilayah Cengkareng resah.

Salah satunya adalah Kan Hiung. Pria yang juga seorang pengamat sosial dan hukum dan tinggal di Taman Palem, Cengkareng Timur ini melihat salah satu penyebab banjir ini adalah dampak pembangunan tata kota yang tidak berpihak pada rakyat dan juga tak berprikemanusian.

Ia pun tak segan melayangkan surat terbuka bagi Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Kementerian Perhubungan.

Berikut surat terbuka yang dilayangkan Kan Hiung pada Rabu (3/4):

Kepada yang terhormat:

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta Up: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Dengan hormat,

Hujan yang berdampak pada banjir di depan SPBU Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Selasa, 2 April 2019 membuat motor-motor banyak yang mogok.

Sebagian besar pengendara harus mendorong motor karena sudah mogok dan sebagian lagi takut mogok, mobil pun ada yang sempat mogok.

Padahal jalanan baru diguyur hujan deras sekitar satu jam saja. Sepatu dan celana pada basah terendam air kotor, banyak sampah yang berserakan, terjadi kemacetan yang sangat parah sampai berjam-jam.

Hal ini saya lihat dampak pembangunan tata kota DKI Jakarta yang tidak berprikemanusian dan menyebabkan banyak orang yang harus merasakan penderitaan. 

Semoga pemerintahan DKI Jakarta segera tanggap memperbaiki fakta kondisi seperti ini secara cepat dan dengan cara yang tepat. Jika keadaan seperti ini terus dibiarkan, maka setiap ada hujan banyak warga DKI Jakarta yang akan mengalami kerugian pada saat melewati jalan raya.

Jalan tol yang berdiri ditengah-tengah wilayah Cengkareng dahulunya adalah saluran air yang besar. Setelah dibangun jalan tol di atasnya, air di saluran tersebut selalu menumpuk dan tidak terlihat mengalir kemana-mana. Pembangunan seperti ini adalah hasil kerja yang bobrok.

Saya kira tepat jika saat ini tugas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan beserta jajarannya dan Kementerian Perhubungan untuk memperbaiki pembangunan infrastruktur yang bobrok.

Kami sebagai warga DKI Jakarta menunggu tindakan konkrit Pemprov DKI Jakarta.

Hormat kami

Kan Hiung

Penulis: Rianz
Editor: Redaksi

Baca Juga