Banjir di Tirta Mandala Depok Akibat Bangunan Turab Tak Berijin

Depok, Akuratnews.com - Longsoran turab sepanjang 10 meter milik warga menghambat aliran di Kali Jantung hingga akibatkan jebolnya tanggul dan banjir di perumahan Tirta Mandala ternyata merupakan bangunan ilegal atau tak miliki ijin.

Akibat turab dan tanggul yang rusak itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Kota Depok bersama unsur TNI, Polri, Tagana dan warga berjibaku lakukan penanggulangan banjir setinggi ukuran betis orang dewasa di RT 04 RW 18 Sukamaju Depok. Saptu,(15/2/2020).

"Turap yang longsor panjangnya sekitar 10 meter. Karna turapnya milik pribadi warga, kami hanya lakukan pembersihan material longsor" ucap Kepala Seksi operasional dan pemeliharaan bidang SDA DPUPR Depok, Bahtiar Ardiansyah Minggu,(15/2/2020).

Terkait penyebab longsor dan kualitas hasil pekerjaan turap, Bahtiar hanya menuturkan jika bangunan turap tersebut masih belum miliki ijin. Lantaran itu juga, pemiliknya yang nantinya akan lakukan perbaikan turap.

"Yang jelas turap tersebut belum ada ijinya. Sementara kita lakukan pembersihan material longsoran dari Kali Jantung dan yang punya turap akan memperbaiki sendiri," ujarnya kepada Akuratnewscom.

Dalam penangulangan tanggul dan banjir tersebut, pihak DPUPR terjunkan puluhan tim Satgas dan satu unit alat berat. Upaya pembersihan material dan penanggulangan banjir juga dilakukan bersama warga dan unsur lainya.

"Ada 20 orang anggota tim DPUPR dikerahkan membantu anggota dari Polsek, Polres, Koramil, PMI dan Tagana untuk membantu alat berat tiba di lokasi di malam hari guna membersihkan puing di dasar Kali Jantung," tutupnya.

Penulis: Eko Ahdayanto

Baca Juga