Banjir Diklaim Makin Parah, Proyek Pemkot Depok Ini Dinilai Tak Tepat Guna

Situasi banjir di Pondok Jaya, Cipayung Kota Depok, Minggu,(7/11)
Situasi banjir di Pondok Jaya, Cipayung Kota Depok, Minggu,(7/11)

AKURATNEWS- Banjir yang sejak lama terjadi dengan ketinggian air berfariasi hingga setinggi ukuran pinggang orang dewasa makin dikeluhkan warga Pondok Jaya, Cipayung Kota Depok.

Pasalnya, gelontoran dana proyek dari APBD Kota Depok bernilai miliaran rupiah yang sedianya untuk atasi banjir di lokasi itu dinilai tak tepat sasaran lantaran kondisi banjir masih terjadi bahkan makin meluas dipermukiman warga sekitar RW 04 dan warga Bogor diperbatasan Pondok Jaya.

"Ternyata banjirnya masih aja. malah makin parah. Sekarang banjir sampai ke mushola, rumah-rumah warga", kata Ine salah seorang warga yang hendak melintas di Jalan Utan Jaya, Pondok Jaya, Minggu,(7/11).

Tak hanya Ine, lantaran tingginya air banjir yang terjadi sejak sabtu malam kemarin dan berlanjut pada sore hingga malam hari ini membuat warga lainya juga tak bisa melintasi jalan utama di Pondok Jaya, Cipayung tersebut.

"Ngak bisa lewat, banjirnya semakin parah", kata warga sekitar lokasi banjir yang mengimbau para pengendara motor yang hendak melintas dari Jalan H Nalih Pondok Jaya, sore tadi.

Warga lainya juga menilai jika pekerjaan proyek milik Pemerintah Kota (Pemkot) Depok yang baru selesai dikerjakan sekitar akhir Oktober 2021 lalu seolah jadi sia-sia lantaran tak menyelesaikan persoalan banjir yang jadi keluhan warga sejak bertahun lalu itu.

"Kirain selesei proyek udah ngak banjir lagi. Kalo gitu percuma juga jembatan dibongkar, jalan dibikin makin tinggi tapi masih banjir dan makin kerumah warga sama mushola", ujar Dimas.

Menurut dia, dibongkarnya jembatan yang masih dalam kondisi bagus dan baik itu juga sudah jadi pertanyaan warga sekitar.

Terlebih jalan yang dibuat semakin tinggi dari rumah warga sekitar lokasi langganan banjir tersebut.

"Sebelumnya juga sudah jadi pertanyaan dan omongan dari warga sekitar soal kenapa yang dikerjakan bukan perbaikan saliran air atau aliran air kali untuk atasi banjirnya", kata Dimas menambahkan.

Hasil pantauan di lapangan, ketinggian permukaan air banjir di wilayah Pondok Jaya dan Jalan Utan Jaya mencapai ukuran bagian paha hingga pinggang orang dewasa.

Diketahui, pagu anggaran proyek Pemkot yang sedianya guna atasi banjir tersebut bernilai Rp.1.1 miliar dengan nilai kontrak proyek Rp.844. 943 juta.

Penulis:
Editor: Redaksi

Baca Juga