Banjir Pengaruhi Pelayanan Ekspedisi

Ilustrasi - Banjir
Ilustrasi - Banjir

AKURATNEWS - Banjir yang (masih) menggenang di beberapa tempat di Kalimantan Tengah, berpengaruh pada pelayanan pengiriman barang antar kabupaten.

Salah seorang sopir mobil boks ekspedisi Rahmat, mengatakan jika banjir yang terjadi di Bukit Rawi, Kabupaten Pulang Pisau, yang menghubungkan ruas jalan antara Palangka Raya, ke arah Kabupaten Kapuas, Barito Selatan, Barito Timur, Barito Utara dan Murung Raya, berakibat jadi lambatnya jadwal kirim dan antar barang.

"Kami jadi serba salah, Bang. Mau menaikkan harga atau memungut pelayanan, tidak etis. Tapi tidak dikenakan, biaya operasional kami mengantar barang kan membengkak lantaran menunggu antrian," keluhnya saat berkomunikasi via telpon siang tadi Kamis, 28 September 2021.

Dampak lain yang juga tengah dirasakan masyarakat saat ini adalah naiknya harga BBM jenis bensin premium.
"Pasokannya terhambat lantaran banjir. Mana barangnya langka juga. Jadi, terpaksa kami para pedagang eceran menjual lebih tinggi dari biasanya," aku Mardi, seorang pedagang eceran BBM di Ampah, Kecamatan Dusun Tengah.

Kurang lebih dua hari ini, BBM jenis bensin premium memang sulit ditemukan baik di SPBU maupun tingkat pengecer.

Jika satu liter biasa dijual Rp 12 ribu di kios-kios kecil, kini bisa mencapai Rp 13 ribu bahkan Rp 14 ribu di dusun yang terpencil.

Namun demikian, pasokan Pertamax dan Pertalite tetap lancar. Demikian juga harganya tak berubah. Menurut salah seorang pekerja SPBU, para pembeli pun tetap ramai dan terlayani seperti biasanya.***

Penulis: Iwan Prast

Baca Juga