Bank DKI Kebobolan Rp50 Miliar, Salah Siapa?

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. (foto Eddy Suroso/Akuratnews.com)

Jakarta, Akuratnews.com - Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa dalam kasus pembobolan Bank DKI yang dilakukan sejumlah oknum Satpol PP DKI, total kerugian yang dialami Bank DKI mencapai Rp 50 Miliar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menjelaskan, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sudah memanggil 41 orang saksi termasuk sejumlah anggota Satpol PP DKI yang diduga menikmati uang hasil pembobolan melalui rekening ATM, untuk diperiksa.

"Dari hasil penyelidikan kasus ini baru 25 yang datang dan hadir untuk dilakukan pemeriksaan. di luar itu pihaknya sudah memeriksa sejumlah pegawai dan manajemen Bank DKI." Kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Jumat 22 Oktober 2019

Yusri memastikan bahwa saat ini sistem yang ada, sudah diamankan dan tak bisa lagi dibobol. Selain tim manajemen Bank DKI sedang memverfikasi dimana kesalahan sistem mereka sehingga bisa dibobol.

"Modus kasus ini adalah dimana anggota Satpol PP DKI mengambil uang di rekening mereka melalui ATM Bersama, berapapun yang di ambil, namun yang terpotong hanya Rp4 ribu, "Tambah Yusri.

Ini dilakukan beberapa kali mulai bulan April sampai Oktober. Apakah ini ada kesengajaan atau tidak, masih didalami pihak kepolisian, namun menurut Yusri saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. (*)

Penulis: Eddy Suroso
Editor:Hugeng Widodo

Baca Juga