Bantah Terlibat Korupsi, Emirsyah Tetap Hormati Proses Hukum KPK

Emirsyah Satar

Jakarta, Akuratnews.com - Pasca penetapan tersangka  dalam kasus korupsi di tubuh BUMN PT Garuda Indonedia Airlines ( GIA)oleh KPK , mantan Direktur Utama ( Dirut PT Garuda Indonesia Tbk ( GIAA) Emirsyah Satar akhirnya angkat bicara .

Emirsyah Satar, membantah jika dirinya telah melakukan perbuayan yang merugikan perusahaan selama dirinya menjabat sebagai pemimpin utama di Garuda Indonesia.

" Setahu saya selama menjabat sebagai Dirut Garuda Indonesia , saya tidak pernah melakukan perbuatab yang koruptif ataupun menerima sesuatu yang berkaitan dengan jabatan yang saya pegang," kata Emirsyah dalam siara pers yang diterima media, Jumat (20/01/17).

Namun, Emirsyah akan tetap menghormati proses hukum dan bekerjasama dengan penyidik KPK untuk membuktikan semua tudingan tersebut.

" Saya telah ditetapkan menjadi tersangka dan hal itu kewenangan KPK, saya akan hormati proses hukum," ungkapnya.

Seperti diketahui, KPK telah mencegah tersangka Emirsyah Satar pergi ke luar negeri.Tetapi hingga kini belum diketahui keberadaan mantan Dirut Garuda Indonesia tersebut.

Bahkan ,sebelumnya, KPK melakukan penggeledahan beberapa lokasi di Jakarta, Rabu (18/01/17). Penggeledahan tersebut atas dugaab indikasi tindak pidana  korupsi yang melibatkan mantan petinggi maskapai penerbangan Garuda.

Sementara itu, atas tindakan korupsi yang dilakukan Emirsyah ,dikenakan pasal.12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 UU Tipikor, juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 dan pasal 64 KUHP, kemudian Soetikno selaku pemberi suap Soetikno dikenakan pasal 5 ayat 1 huruf a atau pasal 5 ayat huruf b atau pasal 13 UU Tipikor ,juncto pasal 55 ayat 1 ke 1 dan pasal 64 KUHP . (Fajar)

Penulis:

Baca Juga