Peringatan Dini Dinyatakan Berakhir

Banten, Lampung dan Bengkulu Sempat Siaga dan Waspada Tsunami

Jakarta, Akuratnews.com - Gempa tektonik dengan skala 7,4 SR, pada Jumat, (2/8) pukul 19.03.21 WIB di wilayah Samudera Hindia Selatan berpotensi tsunami di sejumlah daerah.

Badan Meterologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini untuk wilayah: (1) Pandeglang Bagian Selatan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter). (2) Pandeglang Pulau Panaitan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter). (3) Lampung-Barat Pesisir-Selatan dengan status ancaman SIAGA (ketinggian maksimal 3,0 meter). (4) Pandeglang Bagian Utara dengan status ancaman WASPADA (ketinggian maksimal 0,5 meter). (5) Lebak dengan status ancaman WASPADA (ketinggian maksimal 0,5 meter). (6) Bengkulu Selatan dengan status WASPADA.

"Kepada masyarakat di wilayah dengan status "SIAGA" diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk melakukan evakuasi. Kepada masyarakat di wilayah dengan status "WASPADA" diharap memperhatikan dan segera mengarahkan masyarakat untuk menjauhi pantai dan tepian sungai," ujar Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono di Jakarta, Jumat (2/8).

Namun, Peringatan Dini Tsunami ini akhirnya dinyatakan berakhir oleh BMKG pada pukul 21.35 WIB.

"Sebetulnya diperkirakan kedatangan tsunami sekitar pukul 19.35 WIB. Namun, karena fenomena alam banyak yang tidak pasti, banyak yang kompleks, SOP yang ada mewajibkan kita menunggu hingga dua jam dari (taksiran) kedatangan (gelombang) terakhir," ujar Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam jumpa pers di Gedung BMKG, Jumat (2/8) malam.

Penulis: Rianz
Editor: Ahmad Ahyar

Baca Juga